Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH kelanjutan mengenai rangkaian film superhero Jagat Sinema Bumilangit Jilid I, Creative Producer Screenplay Bumilangit Joko Anwar menjelaskan jika plot cerita berada dalam empat era. Masing-masing era tersebut adalah era legenda, era jawara, era patriot dan era revolusi.
"Era Jawara adalah era para pendekar, mereka ada di masa kerajaan nusantara. Jagat Jawara memiliki 500 karakter dengan 50 judul komiknya yang telah diterbitkan. Di antaranya ada Si Buta Dari Gua Hantu dan Mandala," jelas Joko dalam temu media yang berlangsung Minggu (18/8).
Pria yang juga sutrdara film Gundala yang akan tayang 29 Agustus 2019 itu lebih lanjut menuturkan jika era patriot adalah era para jagoan. Mereka ada di masa sekarang. Jagat patriot terdiri dari 700 karakter dan 110 judul komik yang telah diterbitkan.
Komik-komik itu telah terjual lebih dari dua juta eksemplar dan dibaca oleh lebih dari sepuluh juta orang. Karakter-karakter terkemuka yang termasuk di dalamnya adalah Gundala, Sri Asih, Godam, Tira, dan Sembrani. Film Gundala sendiri merupakan film pertama dalam Jagat Sinema Bumilangit Jilid I.
"Jagat Sinema Bumilangit merupakan usaha untuk memberikan kesegaran bagi penonton Indonesia. Dengan jalinan cerita yang tersambung satu sama lain, penonton dapat merasakan cara bercerita yang seru. Ke depannya, film-film ini bisa menjadi hiburan juga inspirasi bagi masyarakat banyak," tambah Produser Screenplay Bumilangit Wicky V. Olindo.
Jagat Sinema Bumilangit memiliki lebih dari 1000 karakter yang diciptakan komikus legendaris Indonesia. Beberapa nama komikus yang karyanya dilisensi Bumilangit seperti RA Kosasih, Ganes TH., Hasmi, Jan Mintaraga, Mansyur Daman, Wid NS, Nono GM, Banuarli Ambardi, Mater sampai Iwan Nazif dan ls Yuniarto.
Latar cerita dalam Jagat Bumilangit dimulai sejak letusan Toba 75.000 SM. Jagat Bumilangit terbagi menjadi era legenda, era jawara, era patriot, dan era revolusi. Jagat cerita itu sudah dikenal sejak tahun 1960-an di Indonesia.
"Sebenarnya jagat cerita ini sudah ada sejak tahun 1960-an. Karakter-karakter dari cergam dari pengarang yang berbeda bisa bertemu dan berkongsi cerita dalam satu penerbitan. Jagat Sinema Bumilangit mengadaptasi jagat cerita ini," pungkas Joko. (M-1)
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Tiga perangkat terbarunya yakni Xiaomi Watch S4, Xiaomi OpenWear Stereo Pro, dan Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition
Kehadiran Pagaehun menjadikan Icon Bali sebagai mal pertama yang menghadirkan konser publik artis K-Pop Korea di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved