Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Di Hari Buku Nasional yang diperingati tiap 17 Mei ini, ribuan anak-anak di berbagai daerah di Indonesia tak bisa lagi menikmati bacaan karena tersendatnya program Free Cargo Literacy atau Kirim Buku Gratis.
Tujuh bulan lalu program ini dihentikan PT Pos Indonesia karena tidak tersedianya anggaran. Pegiat literasi dari Papua Barat, Agus Mandowen, memulai petisi change.org/kirimbukugratis agar program Kirim Buku Gratis kembali dilanjutkan. Hingga kini petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari sejuta orang, menjadi salah satu petisi besar di laman Change.org.
Agus Mandowen, yang juga seorang atlet angkat besi dari Manokwari, Papua Barat, mengaku memulai petisi ini karena ingin tetap melihat kebahagiaan anak-anak di Manokwari. Selama ini ia membawa buku-buku kiriman dari seluruh Indonesia ke pelosok Manokwari. Agus berjalan naik turun bukit, menenteng berpuluh-puluh buku, untuk ia bagikan ke anak-anak Papua yang kesulitan mendapatkan buku.
"Walau banyak dari adik-adik di Manokwari tak bisa baca, tapi lihat gambar dalam buku saja bisa buat mereka gembira. Sering saya bacakan buku dan mereka selalu terhibur mendengarkan. Saya semakin bersemangat bawa buku untuk mereka. Program kirim buku gratis ini sangat berarti buat anak-anak Manokwari untuk meningkatkan minat baca dan meluaskan pengetahuan mereka," kata Agus dalam petisinya, seperti dikutip dari siaran pers change.org.
Pustaka Bergerak Indonesia (PBI), sebuah jaringan masyarakat madani yang fokus pada literasi, turut mengadvokasi petisi yang dibuat Agus ini. Menurut PBI, petisi ini sudah didengar pemerintah karena berhasil mengumpulkan banyak dukungan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) mengatakan akan meneruskan program Kirim Buku Gratis ini. Meski begitu, PBI menilai ada aturan-aturan baru dari Kemendikbud yang justru mempersulit antusiasme masyarakat dalam mengikuti program kirim buku gratis ini.
"Sekarang masyarakat sudah tidak bisa turut mengirim buku gratis langsung ke Kantor Pos. Buku-buku yang akan dikirim donatur pun akan diatur oleh pihak Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan (BPBP) Kemendikbud. Bahkan buku-buku dari Jawa hanya bisa dikirim ke Jawa juga. Sudah tidak bisa lagi dikirim ke pulau-pulau di seluruh Indonesia, apalagi Papua," ujar salah satu pengurus PBI, M Mushollin.
Menurut Mushollin pula, alasan utama Kemendikbud memberlakukan aturan-aturan tersebut adalah untuk menekan biaya pengiriman agar tidak mengeluarkan banyak dana.
Lebih lanjut, PBI kini mengajukan tiga permintaan. "Pertama, kami meminta agar pemerintah tetap memakai aturan pengiriman buku bebas biaya yang sudah berjalan baik selama ini. Kedua, kami meminta Kemendikbud untuk menalangi biaya sementara yang dikeluarkan PT Pos Indonesia saja, tidak seluruh biaya pengiriman buku gratis. Ketiga, para relawan secara nasional akan mendorong agar biaya pengiriman buku bebas biaya masuk ke APBN dan tidak lagi menjadi beban Kemendikbud," papar Mushollin. (M-2)
Lewat buku Swipe Therapy, Mira merangkum fase paling rapuh dalam hidupnya, mulai dari rencana pernikahan yang batal hingga kembali menavigasi labirin dunia dating apps.
Total nilai dari ketiga jam tangan yang biasa dikenakan Bill Gates sehari-hari hanya mencapai US$124 atau sekitar Rp2,1 juta saja.
BBW Surabaya 2026 akan diselenggarakan di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, mulai dari 29 Januari hingga 8 Februari 2026.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Dalam memoarnya, Aurelie Maoeremans menceritakan bahwa pertemuannya dengan sosok "Bobby" terjadi saat ia masih berusia 15 tahun di sebuah lokasi syuting iklan.
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved