Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah survei yang dilakukan Airhelp, menyebutkan sejumlah maskapai dan bandara internasional mendapatkan peringkat terbaik dan terburuk tahun 2019. Airhelp merupakan perusahaan yang membantu penumpang dengan klaim kompensasi untuk penerbangan yang tertunda, dibatalkan, atau padat
Berdasarkan survei itu ada 10 maskapai yang masuk 10 besar, di mana Qatar Airways menempati peringkat pertama. Disusul American Airlines, Aeromexico di nomor tiga, SAS Scandinavia Airlines nomor empat, dan Qantas di nomor lima. Lima peringkat terbaik di bawahnya ada LATAM Airlines, West Jet, Luxair, Austrian Airlines, dan Emirates.
AirHelp juga menempatkan 10 maskapai menjadi yang terburuk. Yakni Adria Airways (63), Aerolineas Argentinas (64), Transavia (65), Laudamotion (66), Bahasa Norwegia (67), Ryanair (68), Korean Air (69), Kuwait Airways (70), Easy Jet (71), dan Thomas Cook (72).
Adapun maskapai berbasis Inggris dengan peringkat terbaik adalah Flybe di urutan 11. Diikuti Virgin Atlantic (15). British Airways (23) dan Jet2 (54). Liga Maskapai AS dalam satu liga, dengan peringkat kedua terbaik adalah United Airlines (16) dan Delta Airlines (17).
Bagaimana dengan maskapai Indonesia? Ternyata Garuda menempati peringkat ke-14 berdasarkan survei itu.
Bandara
Tidak semata maskapai, AirHelp juga memilih 10 bandara internasional terbaik. Posisi pertama ada Bandara Internasional Hamad di Qatar, Bandara Internasional Tokyo Jepang (2), Athena Internasional Yunani (3), Bandara Internasional Afonso Pena di Brasil (4), Bandara Gdansk Lech Walesa di Polandia (5), Moscow Sheremetyevo International di Rusia (6), Bandara Changi Singapura (7), Hyderabad Rajiv Gandhi International di India (8), Bandara Tenerife North di Spanyol (9), dan Campinas International di Brasil.
Adapun 10 bandara terburuk versi AirHelp adalah Bandara London Gatwick Inggris, Bandara Billy Bishop Toronto City Kanada, Bandara Porto Portugal, Bandara Paris Orly Perancis, Bandara Manchester Inggris, Bandara International Malta, Bandara International Henri Coanda Bucharest di Rumania, Bandara Eindhoven di Belanda, Bandara International Kuwait, dan Bandara Lisbon Portela Portugal.
Pihak AirHelp mengaku memilih maskapai penerbangan itu berdasarkan maskapai yang paling dikenal dan paling panyak diterbangkan. Serta bandara paling terkenal dan paling sering digunakan. Tentu dengan pengecualian selain maskapai yang datanya tidak diperoleh AirHelp.
CEO sekaligus co-founder AirHelp, Henrik Zilmer, mengatakan, Skor AirHelp 2019 ini untuk pemacu industri penerbangan Inggris untuk berbenah karena terus menerus mengecewakan penumpang.
"Harus ada yang dilakukan untuk menyesuaikan dengan permintaan penumpang yang terus berubah, seperti menambah dan memperluas landasan pacu untuk bandara. Juga memenuhi kekurangan pilot dan memperbaiki kondisi awak kabin bagi maskapai," katanya seperti dikutip dari Daily Mail.
Juru Bicara Asosiasi Operator Bandara mengatakan, Bandara Inggris telah menawarkan layanan kelas dunia untuk penumpang Inggris. Hampir 85% orang merasa cukup dan sangat puas dengan pengalaman perjalanan terbaru. Juga sekitar 80% merasa cukup dan sangat puas dengan keamanan bandara.
Pemerintah Inggris, lanjut Henrik, telah meminta industri penerbangan untuk memberikan modernisasi wilayah udara. Modernisasi ruang udara akan meningkatkan ketahanan dan kapasitas untuk memenuhi permintaan perjalanan di masa depan, sambil mengurangi dampak lingkungan penerbangan.
Juru bicara Thomas Cook Airlines menilai laporan AirHelp itu tidak layak dan berasal dari perusahaan manajemen klaim yang mendapat untung dari klaim kompensasi yang harusnya menjadi milih pelanggan. "Ketika pelanggan datang pada kami dengan klaim keterlambatan penerbangan, kami membayar segera, langsung, dan penuh,"katanya.
Pihak Easyjet mengatakan pada 2018 lebih dari 91% penerbangannya tiba dalam waktu satu jam lebih awal dari jadwal. Pihaknya juga memilih fokus berkelanjutan pada ketepatan waktu dan layanan pelanggan. (M-3)
Baca juga : Bahaya, Ancaman Kepunahan Spesies Meningkat Drastis!
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved