Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Bahaya, Ancaman Kepunahan Spesies Meningkat Drastis!

Abdillah Marzuqi
09/5/2019 15:55
Bahaya, Ancaman Kepunahan Spesies Meningkat Drastis!
Spesies terancam punah.(AFP)

JIKA anda masih bergaya hidup boros energi dan limbah, maka laporan terbaru dari badan PBB, Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) harus jadi perenungan, bahkan penyadaran.

Laporan yang disampaikan dalam Pleno ke 7 IPBES di Paris pada 29 April-4 Mei 2019, menjabarkan jika telah terjadi kepunahan spesies yang besar. Laporan tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem itu dibuat berdasarkan Millennium Ecosystem Assessment tahun 2005.

"Bukti luar biasa dari Asesmen Global IPBES, dari berbagai bidang pengetahuan yang berbeda, menghadirkan gambaran yang tidak menyenangkan. Kesehatan ekosistem tempat kita dan semua spesies lain bergantung, memburuk lebih cepat daripada sebelumnya," kata Ketua IPBES, Sir Robert Watson sebagaimana dilansir sciencedaily.com (8/5).

Selama tiga tahun terakhir, 145 ahli dari 50 negara serta 310 kontributor melakukan peninjauan sistematis pada sekitar 15.000 sumber ilmiah dan sumber dari pemerintah.

Mereka meneliti perubahan lingkungan selama lima dekade terakhir. Asesmen juga dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pembangunan ekonomi dan dampaknya terhadap alam. Sekaligus menawarkan berbagai skenario untuk beberapa tahun mendatang. Laporan itu juga memasukkan pengetahuan adat dan lokal sebagai salah satu yang patut dipertimbangkan.

"Keragaman dalam spesies, antara spesies dan ekosistem, serta banyak kontribusi mendasar yang kita peroleh dari alam, menurun dengan cepat, meskipun kita masih memiliki sarana untuk memastikan masa depan yang berkelanjutan bagi manusia dan planet ini," ujar pemimpin asesmen, Prof. Sandra Díaz dari Argentina. Prof. Sandra Díaz menjadi pemimpin asesmen itu bersama Prof. Josef Settele dari Jerman dan Prof. Eduardo S. Brondízio dari Brazil.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa dalam beberapa dekade, sekitar 1 juta spesies hewan dan tumbuhan kini terancam punah. Ancaman lebih dari sebelumnya dalam sejarah manusia. Kelimpahan spesies daratan telah berkurang setidaknya 20% sejak 1900. Spesies amfibi menggalami penurunan itu lebih dari 40%. Sedangkan hampir 33% karang pembentuk terumbu dan lebih dari sepertiga dari semua mamalia laut terancam.

Sedangkan untuk spesies serangga, penurunan diperkirakan mencapai 10%. Setidaknya 680 spesies vertebrata telah punah sejak abad ke-16. Lebih dari 9% dari semua jenis mamalia peliharaan yang digunakan untuk pangan dan pertanian telah punah pada 2016. Seribu mamalia peliharaan lain masih terancam. "Kehilangan ini adalah akibat langsung dari aktivitas manusia dan merupakan ancaman langsung terhadap kesejahteraan manusia di semua wilayah di dunia," kata salah satu pemimpin asesmen Prof. Josef Settele dari Jerman. Terdapat lima aspek yang mendorong perubahan alam secara langsung yakni penggunaan lahan dan laut, eksploitasi organisme, perubahan iklim, polusi, dan invasi spesies asing. (M-1)

Baca Juga: Killifish, Si Mungil yang Hidup di Perairan Polutan



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya