Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah peneliti di University of California baru-baru ini menemukan bukti bahwa puasa ternyata memengaruhi sirkadian (perputaran waktu selama 24 jam) pada metabolisme tubuh. Aktivitas tersebut turut berdampak pada hati dan otot pada bagian rangka, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan dan perlindungan terhadap penyakit yang berkaitan dengan penuaan.
"Kami menemukan puasa memengaruhi siklus sirkadian yang juga bekerja untuk mencapai keteraturan gen secara spesifik," kata Pemimpin Penelitian, Paolo Sassone-Corsi, seperti dilansir Science Daily.
Sama halnya dengan Paolo, Ahli Biologi-Kimia di Fakultas Kedokteran University of California, Donald Bren menambahkan, dengan berpuasa otot rangka akan tampak dua kali lebih responsif. Penelitian itu sendiri dilakukan dengan menggunakan tikus percobaan. Hewan pengerat itu dibuat berpuasa selama 24 jam kemudian para peneliti mencatat perubahan-perubahan yang dialami tikus-tikus tersebut.
Mereka diamati bagaimana rasio pertukaran pernapasan, dan pengeluaran energinya, yang kemudian hasilnya dianggap sejajar dengan yang terjadi pada manusia.
Reorganisasi gen dengan puasa dapat menjadikan genom sebagai keadaan yang lebih permisif untuk mengantisipasi asupan makanan yang akan datang dan dengan demikian mendorong siklus atau ritme baru ekspresi gen.
BACA JUGA: Olahraga Tanpa Pusing Kawan dan Ruang
"Dengan kata lain, puasa pada dasarnya mampu memprogram ulang berbagai respons sel. Oleh karena itu, puasa secara optimal dalam waktu yang tepat sangat strategis untuk memengaruhi fungsi sel, dan pada akhirnya bermanfaat bagi kesehatan dan melindungi terhadap penyakit yang terkait dengan penuaan," imbuh Paolo.
Studi tersebut pada akhirnya dianggap turut membuka jalan baru investigasi yang dapat mengarah pada pengembangan strategi nutrisi untuk meningkatkan kesehatan pada manusia. Paolo pertama kali menunjukkan hubungan metabolisme dan ritme sirkadian ini sekitar 10 tahun lalu, dimana ia juga mengidentifikasi jalur metabolisme yang berhubungan dengan protein sekaligus tingkat energi dalam sel. (M-2)
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved