Jumat 19 April 2019, 14:44 WIB

Jenggot Lebih Kotor dari Bulu Anjing

Suryani Wandari Putri | Weekend
Jenggot Lebih Kotor dari Bulu Anjing

MI/Ramdani
Anjing Kesayangan, Ueno Park, Tokyo, Jepang

 

RAMBUT yang tumbuh di pipi dan dagu bagi sebagian laki-laki akan menambah ketampanan mereka. Namun kini  sebuah laporan mengatakan pria berjenggot malah membawa lebih banyak kuman di rambut wajah mereka daripada bulu pada anjing. Kadar kotornya bahkkan disamakan dengan anjing  yang memakan tulang ayam yang dibuang dari trotoar.

Ukuran sampel dari penelitian tersebut dilakukan pada 18 orang dari berbagai keturunan. Tenaga kesehatan mengatakan  bakteri berbahaya lebih sedikit di wajah yang jenggotnya dicukur bersih. "Anda harus mencuci rambut jenggot Anda seperti Anda mencuci rambut di kepala Anda," kata Joth Davies, pendiri Savills Barbers di Sheffield yang dilannsir dari The Guardian. Dia merekomendasikan untuk mencuci dan mengondisikan kapan pun saat mandi.

Katanya, Anda bisa menggunakan produk yang sama yang digunakan pada rambut, tetapi produk khusus akan lebih baik. Lulur juga berguna untuk pengelupasan kulit di bawah rambut wajah, menghindari kulit atau bahkan jenggot berketombe. "Lulur akan membantu untuk mendapatkan semua kulit yang longgar dan meremajakan", kata Warwicker. Tapi, sekali lagi, jangan berlebihan, cukup dua sampai tiga kali seminggu.

Selain itu, ia pun setuju bahwa penting membubuhkan pelembab setiap hari. Lalu apakah menyikat membantu? "Itu tergantung apa yang mereka makan," canda Warwicker. Itu tidak selalu membantu untuk keperluan kebersihan, tetapi untuk tujuan styling itu pasti akan membantu," lanjutnya. (M-4)

Baca Juga

unsplash.com/Joseph Barrientos

Lautan Kini Semakin Sedikit Menyimpan Karbon

👤Devi Harahap 🕔Selasa 28 Juni 2022, 11:22 WIB
Berdasarkan model penelitian partikel baru yang ditemukan para peneliti, ternyata proses penyerapan ini hanya mampu menyimpan sedikit...
dok: Dialogue Art

Meditasi tentang Ruang, Material, dan Kekosongan

👤Devi Harahap 🕔Selasa 28 Juni 2022, 11:02 WIB
Pameran ini menggunakan ruang sebagai cermin untuk melihat kondisi manusia, baik diri sendiri, orang terdekat, maupun masyarakat secara...
NASA

Bagaimana Nasib Bumi jika Matahari Mati?

👤Devi Harahap 🕔Selasa 28 Juni 2022, 09:48 WIB
Sama seperti bintang lain, Matahari mempunyai batas usia. Ia akan menua, mengembang, meledak, sebelum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya