Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TANPA disadari, para orangtua kerap melakukan kesalahan besar dengan mendukung, membantu keuangan anak-anaknya yang sudah dewasa. Hal itu berpotensi mendorong anak-anaknya untuk gagal.
Disarikan dari Fox Business, sebuah studi dari Merrill Lynch menunjukkan sebanyak 79% orangtua masih memberikan dukungan finansial pada anak-anaknya yang sudah dewasa. Fenomena ini menurut pakar keuangan Ramsey Solutions, Chris Hogan, justru sedang mendorong anaknya mengalami kegagalan. Hogan berbendapat, maksud baik orang tua mambantu keuangan anak-anaknya justru berpotensi menjadi beban di kemudian hari. "Sangat penting bagi kita untuk melihat ini dan menyadarinya sebagai epidemi," kata Hogan.
Studi serupa bahkan menunjukan sebanyak 72 persen orangtua malah menyiapkan tabungan pensiunan mereka untuk membantu dan menyelamatkan keuangan anak-anaknya yang sudah dewasa. Hogan menyebut hal ini sebagai mimpi buruk di kemudian hari.
Menurut Hogan, sangat penting melatih kaum muda menangani, mengelola keuangannya sendiri. Sebab, bisa mengatur keuangan dianggap sebagai ketrampilan hidup. Karena itu, para orangtua perlu sesekali mengajak anaknya bicara tentang mengelola keuangan ini.
"Duduklah bersama mereka dan bicarakan masalah keuangan ini. Dan yang lebih penting tunjukkan pada mereka bagaimana memulai mengatur uang dengan membuat anggaran, dan bagaimana menutup hutang," ujarnya. (M-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved