Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI perhotelan di kota-kota penyangga destinasi budaya nasional terus menunjukkan geliat. Semarang, Jawa Tengah, sebagai simpul strategis di Pulau Jawa sekaligus gerbang menuju Yogyakarta, Borobudur, dan Surakarta, menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan sektor hospitality berbasis pengalaman dan nilai budaya.
Potensi tersebut ditangkap KoenoKoeni dengan melanjutkan pengembangan KoenoKoeni Hotel Semarang, yang resmi memasuki tahap topping-off pada 27 Januari 2026. Tahap ini menandai selesainya struktur utama bangunan sekaligus menjadi transisi menuju fase penyelesaian interior dan operasional, menjelang rencana pembukaan pada kuartal III 2026.
Berbeda dari hotel konvensional, KoenoKoeni mengusung pendekatan small luxury hotel yang memadukan warisan budaya dengan desain modern kontemporer. Konsep ini berangkat dari perjalanan merek KoenoKoeni yang bermula sebagai kafe galeri di Semarang, tempat koleksi benda-benda antik dengan nilai historis dipamerkan sebagai bagian dari narasi lintas generasi.
Filosofi tersebut diterjemahkan ke dalam pengalaman menginap yang berorientasi pada cerita dan memori kolektif. Hotel ini dirancang sebagai 'portal lintas waktu', dengan ruang publik yang menampilkan elemen historis, sementara area privat menghadirkan kenyamanan modern yang menekankan ketenangan dan eksklusivitas.
KoenoKoeni Hotel Semarang akan memiliki 111 kamar, terdiri dari Deluxe Room seluas 35 meter persegi dan Executive Room seluas 70 meter persegi. Sejumlah kamar menawarkan pemandangan kota Semarang, Gunung Ungaran, hingga garis pantai utara Jawa, menambah nilai pengalaman bagi tamu.
Dari sisi fasilitas, hotel ini dilengkapi restoran all-day dining Roepa Rasa, kafe lobi Sapa Rasa, serta rooftop restaurant & bar Soeara Langit yang menghadap panorama kota. Fasilitas pendukung lainnya mencakup ruang pertemuan dan acara, kolam renang indoor, spa, pusat kebugaran, area bermain anak, layanan valet parking 24 jam, serta stasiun pengisian kendaraan listrik.
Manajemen KoenoKoeni Hotel Semarang menyatakan bahwa pengembangan hotel ini tidak hanya berfokus pada fungsi akomodasi, tetapi juga pada upaya menghadirkan ruang yang memungkinkan tamu berinteraksi dengan nilai budaya lokal.
"Bagi kami, benda antik bukan sekadar untuk dilihat, tetapi untuk dikenali dan dimaknai. Di dalamnya tersimpan nilai, keterampilan, dan cerita lintas generasi," ujar manajemen dalam keterangan resmi.
Dari perspektif ekonomi daerah, kehadiran hotel berbasis budaya ini dinilai berpotensi memperkaya lanskap hospitality Semarang, khususnya pada segmen wisatawan yang mencari pengalaman autentik dan bernilai. Selain membuka peluang penyerapan tenaga kerja, proyek ini juga berpotensi mendorong rantai ekonomi kreatif lokal, mulai dari seni, desain, hingga kuliner.
Sebagai kota dengan latar sejarah kuat dan posisi geografis strategis, Semarang dinilai sejalan dengan karakter KoenoKoeni yang mengedepankan narasi budaya. Kehadiran hotel ini diharapkan dapat melengkapi pilihan akomodasi premium sekaligus memperkuat posisi kota sebagai destinasi wisata budaya dan urban di Jawa Tengah.
Dengan memasuki tahap topping-off, KoenoKoeni Hotel Semarang kini melangkah ke fase akhir pengembangan. Menjelang pembukaannya pada paruh kedua 2026, proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu tambahan penting dalam peta perhotelan premium berbasis budaya di Indonesia. (Put/E-1)
The Sahira Hotel menjadi tuan rumah peluncuran Gerakan Kolaboratif Eco Edu Tourism & Circular Economy.
Optimisme kenaikan jumlah pelancong di Kota Semarang karena kareana masa liburan lebaran tahun ini cukup panjang yang hampir 20 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved