Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM ini, ARYADUTA Bali menghadirkan sorotan perayaan baru melalui “Christmas Reverie”, sebuah pengalaman makan malam Natal unik yang menampilkan pertunjukan balet berdurasi dua jam secara berkelanjutan, bekerja sama dengan Royal Ballet School Bali. Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 14 Desember 2025 di The Heavens, memadukan hidangan mewah dengan balet klasik untuk menciptakan perayaan yang berkesan. Acara ini disambut hangat oleh keluarga serta para penggemar balet.
Sebagai salah satu akademi balet terkemuka di Bali, Royal Ballet School Bali dikenal dengan program pelatihan internasional yang berlandaskan kurikulum Royal Academy of Dance (RAD) London. Dengan cabang di berbagai wilayah Bali, sekolah ini menyediakan jalur profesional melalui ujian internasional, lokakarya, dan kompetisi, serta menarik siswa dari anak-anak hingga remaja yang ingin menekuni balet klasik berkualitas tinggi.
“Christmas Reverie” menawarkan pilihan paket makan malam eksklusif atau paket tempat duduk saja. Berbeda dari pertunjukan balet pada umumnya yang berfokus pada panggung, acara ini menggabungkan seni pertunjukan dengan pengalaman kuliner—memungkinkan tamu menikmati makan malam meriah sambil menyaksikan balet secara langsung.
Untuk makan malam, ARYADUTA Bali menyajikan menu set elegan dengan pilihan vegan dan hidangan Barat. Para tamu menikmati sajian seperti Harmony Garden (steak kol bunga panggang dengan couscous kunyit dan purée terong asap), serta pilihan Barat seperti Pirouette of the Sea (ikan kod panggang dengan saus lemon beurre blanc) dan The Swan’s Embrace (pipi sapi rebus lembut dengan saus anggur merah). Menu yang dirancang dengan cermat ini melengkapi pertunjukan balet yang anggun, menciptakan perpaduan harmonis antara makan malam perayaan dan keindahan seni klasik.
Pertunjukan berdurasi dua jam ini diiringi melodi Natal ikonik seperti “Jingle Bells”, “We Wish You a Merry Christmas”, “To Love You More” oleh Celine Dion, serta lagu-lagu favorit musim Natal lainnya. Suasana hangat dan ramah keluarga terasa kuat, dengan kehadiran lebih dari 100 tamu, didominasi keluarga dan para orang tua yang bangga mendukung penari balet muda di panggung.
General Manager RM Rendy Prapanca membagikan refleksinya tentang malam tersebut:
“Kami memilih Royal Ballet School Bali sebagai mitra kami karena kami memiliki visi yang sama tentang Natal: merayakannya dengan cara yang berbeda dan lebih bahagia. Menyelenggarakan acara di The Heavens Chapel dan menggabungkannya dengan pertunjukan balet Natal selama musim perayaan ini menciptakan pengalaman yang unik dan penuh kebahagiaan. Melihat senyuman dari baik penonton maupun penampil membuat perayaan tahun ini lebih baik daripada tahun lalu.”
Menambah kemeriahan perayaan, Jewel Arcia Ruslim, pendiri Royal Ballet School Bali, juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat para muridnya bersinar:
“Kami senang melihat pertumbuhan dan antusiasme para balerina kami. Saya harap mereka selalu menemukan inspirasi, menginspirasi orang lain, dan terus menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.”
Kesuksesan “Christmas Reverie” menegaskan komitmen berkelanjutan ARYADUTA Bali dalam menghadirkan pengalaman perayaan yang berkesan dan berpusat pada keluarga, memadukan seni, budaya, dan keramahan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara dan penawaran mendatang, silakan kunjungi www.aryaduta.com/bali
atau hubungi +62 858-5988-8008, atau melalui email [email protected]. (RO/Z-10)
BALERINA asal Indonesia, Jade Princessa Nugroho, dikontrak Ballet Vero Beach di kota Vero Beach, Florida, Amerika Serikat, sebagai fellow dancer sejak Agustus 2023 sampai dengan sekarang.
THE Indonesian Ballet Gala 2025 yang berlangsung pada Minggu, (6/7) akan menghadirkan repertoar dari para bintang balet internasional dan para penari Indonesia dalam satu panggung.
Sisilia Oei berhasil memenangkan kategori Adult Ballet Solo Progressing (21 tahun ke atas) menunjukkan prestasi luar biasa di usia yang sudah tidak muda lagi.
Balet bukan sekadar tarian, melainkan seni yang kaya akan kosakata khusus dengan istilah-istilah berbahasa Prancis seperti plié, pirouette, dan grand jeté.
Empat sekolah balet terkemuka ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk anak dan remaja, mulai dari peningkatan kelenturan hingga pengembangan disiplin dan kepercayaan diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved