Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Batu Dinding Balikpapan adalah permata tersembunyi di Kalimantan Timur yang wajib kamu kunjungi. Tebing alam setinggi 125-160 meter ini menawarkan petualangan seru, pemandangan memukau, dan pengalaman tak terlupakan. Cocok untuk pecinta alam, fotografer, atau siapa saja yang ingin kabur dari hiruk-pikuk kota. Yuk, simak 10 alasan kenapa Batu Dinding Balikpapan harus masuk daftar liburanmu!
Batu Dinding Balikpapan adalah formasi tebing alami yang menyerupai dinding raksasa. Tingginya yang mencapai 160 meter membuatnya terlihat megah, seperti benteng alam. Banyak wisatawan menyebutnya “Tembok China versi Kalimantan” karena bentuknya yang dramatis. Tebing ini dikelilingi hutan tropis yang hijau, memberikan suasana asri dan tenang.
Buat kamu yang suka fotografi, Batu Dinding Balikpapan adalah surga. Dari puncak tebing, kamu bisa mengambil foto dengan latar hutan lebat atau langit senja. Tepi jurang jadi spot favorit untuk foto dramatis, tapi hati-hati ya! Pemandangan kabut pagi juga bikin foto-fotomu terlihat magis.
Perjalanan ke puncak Batu Dinding Balikpapan memakan waktu sekitar 2-3 jam pulang-pergi, tergantung kecepatanmu. Jalurnya cukup terjal, tapi masih cocok untuk pemula yang punya stamina cukup. Trek ini melintasi hutan dengan udara segar dan suara alam yang menenangkan. Pastikan kamu pakai sepatu gunung agar aman!
Batu Dinding Balikpapan terletak di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jaraknya sekitar 45-55 km dari pusat kota Balikpapan, atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan. Dari Balikpapan, ambil Jalan Soekarno-Hatta menuju Samarinda. Di kilometer 45 di Samboja, belok kiri mengikuti papan petunjuk. Setelah itu, lanjutkan dengan jalan setapak sekitar 8 km. Mobil atau motor bisa digunakan, tapi kalau hujan, jalannya agak licin, jadi lebih baik pakai kendaraan roda dua.
Salah satu momen terbaik di Batu Dinding Balikpapan adalah menyaksikan matahari terbit. Kalau kamu datang pagi-pagi, sekitar pukul 05.00-06.00, kamu akan disuguhi pemandangan langit merah jingga yang berpadu dengan kabut tipis dan hijau hutan. Banyak wisatawan rela bangun subuh demi momen ini. Jangan lupa bawa jaket, karena pagi di sini cukup dingin!
Keunggulan Batu Dinding Balikpapan adalah lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Balikpapan. Hanya butuh waktu kurang dari dua jam untuk sampai, menjadikannya destinasi ideal untuk libur akhir pekan. Kamu bisa pergi pagi dan pulang sore, tanpa perlu menginap, meski camping di sini juga seru!
Siapa bilang liburan seru harus mahal? Masuk ke Batu Dinding Balikpapan gratis! Kamu hanya perlu bayar parkir sekitar Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Fasilitas di lokasi masih sederhana, seperti toilet dan warung kecil, jadi bawalah bekal untuk hemat.
Selain tebing, Batu Dinding Balikpapan dikelilingi hutan tropis Kalimantan yang masih alami. Udara di sini segar, jauh dari polusi kota. Suara burung dan angin sepoi-sepoi bikin kamu rileks. Tempat ini cocok untuk healing, meditasi, atau sekadar menikmati alam.
Hutan di sekitar Batu Dinding Balikpapan adalah rumah bagi berbagai flora dan fauna. Kamu mungkin melihat burung-burung eksotis, seperti enggang atau punai, serta tanaman khas hutan tropis. Bawa binokular kalau kamu suka birdwatching. Ini adalah bonus untuk pecinta alam!
Sesampainya di puncak, kamu bisa menggelar tikar dan piknik sambil menikmati pemandangan. Bawa makanan ringan, seperti roti atau buah, dan nikmati angin sejuk. Suasana tenang di sini bikin piknik jadi momen spesial bersama teman atau keluarga.
Jalur trekking di Batu Dinding Balikpapan cukup aman selama kamu mengikuti rute resmi dan panduan lokal. Tidak ada hewan berbahaya di sekitar, tapi tetap hati-hati di tepi jurang. Jangan lupa bawa peta atau aplikasi navigasi, dan selalu beri tahu seseorang tentang rencana perjalananmu.
Pagi (05.00-09.00) atau sore (15.00-17.00) adalah waktu terbaik untuk ke Batu Dinding Balikpapan. Suhu lebih sejuk, dan pemandangan lebih cantik. Musim kemarau (April-Oktober) adalah pilihan ideal karena trek kering dan aman. Hindari musim hujan agar tidak tergelincir.
Untuk pengalaman aman, ikuti tips ini:
Batu Dinding Balikpapan bukan sekadar destinasi wisata, tapi pengalaman alam yang lengkap. Dari pemandangan tebing yang memukau, trekking seru, hingga momen sunrise yang romantis, tempat ini punya semua yang kamu cari untuk liburan tak terlupakan. Dekat dari kota, gratis, dan ramah untuk pemula, Batu Dinding Balikpapan adalah pilihan sempurna untuk petualangan akhir pekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved