Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah sejuknya udara Puncak, Bogor, berdiri sebuah permata spiritual bernama Masjid Agung Harakatul Jannah. Masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang memikat hati dengan keindahan arsitektur dan makna mendalam di balik namanya. Artikel ini akan mengajak Anda mengenal lebih jauh pesona masjid ini, dari sejarah, desain, kegiatan, hingga alasan mengapa Anda harus mengunjunginya. Cocok untuk Anda yang ingin menikmati ibadah sekaligus liburan yang menenangkan!
Masjid Agung Harakatul Jannah terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama “Harakatul Jannah” berasal dari bahasa Arab yang berarti “Gerakan Menuju Surga”. Nama ini mencerminkan visi mulia masjid ini untuk mengajak setiap pengunjung mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah dan kebaikan. Lokasinya yang strategis di Jalan Raya Puncak KM 71, Gadog, membuat masjid ini mudah dijangkau, hanya beberapa menit dari pintu tol Jagorawi menuju Puncak. Suasana pegunungan yang sejuk menambah daya tariknya sebagai tempat ibadah dan refleksi.
Kisah Masjid Agung Harakatul Jannah dimulai pada tahun 2004, ketika Syahrul Effendi, mantan Wali Kota Jakarta Selatan keturunan Minangkabau, membeli lahan seluas 1,1 hektar di kawasan Gadog. Pembelian ini merupakan wujud baktinya untuk memenuhi wasiat ibunya, yang menginginkan sebuah masjid megah sebagai warisan spiritual. Pembangunan resmi dimulai pada 2006 dengan pemancangan tiang pertama. Dana pembangunan sebagian besar berasal dari tabungan pribadi Syahrul, ditambah sumbangan masyarakat dan hibah lahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kini, luas total masjid mencapai 2 hektar, menjadikannya salah satu masjid terbesar di kawasan Puncak.
Proses pembangunan berlangsung dengan penuh dedikasi. Meski menghadapi tantangan seperti medan yang cukup terjal dan biaya besar, semangat untuk mewujudkan “gerakan menuju surga” terus mengalir. Hasilnya adalah sebuah masjid yang tidak hanya fungsional, tetapi juga kaya akan nilai estetika dan spiritual.
Salah satu daya tarik utama Masjid Agung Harakatul Jannah adalah arsitekturnya yang memadukan berbagai budaya. Dirancang oleh arsitek Widyaningrum dan Haji Abdullah (keturunan Maroko), masjid ini memiliki bangunan dua lantai dengan luas 24x24 meter. Kubah utama berbahan tembaga yang megah dikelilingi oleh enam kubah kecil, mengingatkan pada gaya masjid-masjid di Turki pada era Usmani. Gerbang masuknya terinspirasi dari rumah adat Minangkabau, lengkap dengan ornamen khasnya, sementara pilar-pilar Romawi dan elemen Ka’bah pada mihrab menambah sentuhan eklektik.
Lantai dasar masjid berfungsi sebagai ruang serbaguna untuk acara seperti seminar, kajian, atau resepsi pernikahan. Sementara itu, lantai atas adalah ruang sholat utama yang mampu menampung hingga 1.000 jamaah. Karpet tebal dan bersih menambah kenyamanan, sementara jendela-jendela besar memungkinkan cahaya alami masuk, menciptakan suasana yang hangat dan damai. Saat malam, kubah tembaga memantulkan cahaya kuning keemasan, menjadikan masjid ini seperti permata yang bersinar di tengah kawasan Puncak.
Masjid Agung Harakatul Jannah adalah pusat kegiatan spiritual dan sosial. Selain sholat lima waktu, masjid ini rutin mengadakan kajian Islam, pengajian anak-anak, dan seminar keagamaan. Bagi pasangan yang ingin menikah, ruang serbaguna di lantai dasar sering digunakan untuk akad nikah dan resepsi. Fasilitasnya lengkap, mulai dari tempat wudu yang bersih, toilet, hingga area parkir yang luas untuk menampung mobil dan bus wisata.
Bagi wisatawan, masjid ini juga menjadi destinasi foto yang populer. Pemandangan masjid dengan latar belakang pegunungan dan langit biru sering diabadikan pengunjung. Lokasinya yang berada di jalur wisata Puncak membuatnya mudah dikunjungi saat libur akhir pekan. Setelah sholat, Anda bisa menikmati suasana sekitar yang asri atau berjalan-jalan ke destinasi wisata terdekat seperti Taman Safari atau kebun teh.
Mencapai Masjid Agung Harakatul Jannah sangat mudah. Dari Jakarta, ambil rute tol Jagorawi menuju Puncak, lalu keluar di pintu tol Gadog. Dari pertigaan Gadog, belok kanan menuju Jalan Raya Puncak, dan masjid akan terlihat dalam beberapa menit. Jika menggunakan transportasi umum, naik angkot dari Terminal Baranangsiang Bogor menuju Puncak, lalu turun di dekat masjid. Area parkir luas memudahkan pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi. Pastikan datang dengan pakaian sopan dan hati yang tenang!
Untuk pengalaman terbaik, berikut beberapa tips saat mengunjungi masjid ini:
Masjid Agung Harakatul Jannah adalah perpaduan sempurna antara keindahan, spiritualitas, dan kenyamanan. Arsitekturnya yang unik mengajak kita mengagumi karya seni, sementara suasananya yang damai mengundang ketenangan hati. Lokasinya yang strategis di jalur wisata Puncak membuatnya cocok untuk keluarga, pelancong, atau siapa saja yang ingin mendekatkan diri kepada Allah sambil menikmati keindahan alam. Masjid ini adalah bukti bahwa ibadah dan wisata bisa berjalan beriringan.
Jadi, tunggu apa lagi? Rencanakan kunjungan Anda ke Masjid Agung Harakatul Jannah sekarang. Datang dengan niat suci, pulang dengan hati penuh berkah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved