Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pegolf putra, masing-masing Kevin Caesario Akbar (Jawa Barat) dan M Rifqi Alam Ramadhan (Cepa BGC), untuk sementara memimpin putaran pertama The 2nd Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2016, yang berlangsung di Emeralda Golf Club, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (10/5).
Kevin dan Rifqi membukukan skor sama atau ties dengan 70 pukulan atau 2 under. Posisi kedua juga ties diduduki Izaach Wopari (Papua) dan Almay Rayhan Yaquta (Kemayoran Golf Club) masing-masing dengan 71 pukulan atau 1 under.
Sementara di kelompok pegolf putri dari Jakarta Golf Club (JGC) Rivani Adelia Sihotang dan Kintan Puteri Rais (dari Daerah Istimewa Yogyakarta), juga membukukan skor sama masing-masing dengan skor 70 pukulan atau 2 under.
The 2nd OJAO 2016 diikuti 19 provinsi dari seluruh Indonesia dan 27 perkumpulan/klub golf yang berasal dari kawasan Jabodetabek dan sekitarnya. Jumlah pegolf yang berkompetisi sebanyak 111 peserta yang terdiri dari 91 pegolf putra dan 20 pegolf putri.
Meskipun perhelatan The 2nd OJAO 2016 di-suspended selama 45 menit akibat adanya kilatan petir yang sangat membahayakan keselamatan para pegolf, secara umum, jalannya turnamen berjalan lancar seperti yang diharapkan.
Seperti The 1st OJAO 2015, komite pertandingan tahun ini pun menerapkan sistem cut off.
“Yang lolos cut off sebanyak empat puluh pemain terdiri dari tiga puluh pemain putera dan sepuluh pemain puteri termasuk ties (skor sama),” ujar Dian Mariyun, Ketua Bidang Pertandingan Pengprov Jawa Barat dan juga selaku Wakil Ketua Panitia.
Sehingga, imbuh Dian, pada ronde kedua Rabu (11/5) seluruh pemain – baik putera maupun puteri – akan tampil habis-habisan agar dapat melanjutkan persaingan pada ronde final Kamis (12/5). (RO/OL-3)
Industri mulai terlibat aktif dalam mendukung sekolah, bukan hanya melalui donasi, tetapi juga transfer pengetahuan yang relevan dan aplikatif.
Ajang ini diharapkan dapat mendorong lahirnya talenta desainer muda dari bidang pendidikan, utamanya insan-insan vokasi.
Program ToT tidak hanya mempromosikan gastronomi Prancis, tetapi juga peningkatan kualitas pengajar vokasi di Indonesia.
Program K3TAB dirancang untuk meninjau kompetensi (skill & knowledge) yang diperoleh peserta didik selama sekitar dua tahun.
Program ini mendorong insan vokasi di bidang kuliner agar berdaya saing global dan mampu memajukan industri kuliner Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved