Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

OpenAI Resmi Hentikan Layanan Sora, Alihkan Fokus ke Riset Robotika

Thalatie K Yani
25/3/2026 09:06
OpenAI Resmi Hentikan Layanan Sora, Alihkan Fokus ke Riset Robotika
OpenAI mengejutkan industri kreatif dengan menghentikan aplikasi generator video Sora. (Sora)

OPENAI secara mengejutkan mengumumkan penghentian operasional Sora, aplikasi generator video yang sempat viral dan digadang-gadang sebagai masa depan konten kreatif digital. Keputusan ini menandai perubahan haluan besar bagi perusahaan pimpinan Sam Altman tersebut dalam strategi produk konsumen dan media sosial.

Dalam pernyataan resminya pada Selasa (24/3/2026), OpenAI mengonfirmasi mereka akan menutup aplikasi mandiri tersebut guna memprioritaskan sumber daya pada proyek lain yang lebih krusial.

“Seiring dengan fokus kami dan permintaan komputasi yang terus meningkat, tim riset Sora akan beralih fokus pada riset simulasi dunia untuk memajukan bidang robotika yang akan membantu manusia menyelesaikan tugas-tugas fisik di dunia nyata,” ujar juru bicara OpenAI dalam sebuah pernyataan.

Pihak perusahaan menambahkan bahwa mereka harus melakukan pertimbangan matang terhadap produk-produk yang membutuhkan biaya komputasi sangat tinggi.

Kontroversi dan Tantangan Hak Cipta

Sora, yang merupakan aplikasi mandiri pertama OpenAI setelah ChatGPT, sempat merajai tangga lagu App Store iPhone tak lama setelah peluncurannya pada September tahun lalu. Namun, perjalanannya tidak mulus. Para pemegang hak cipta segera menyuarakan kekhawatiran atas penggunaan kekayaan intelektual (IP) dan kemiripan wajah orang tanpa izin di platform tersebut.

Selain masalah hak cipta, para kritikus juga menyoroti peran aplikasi ini dalam penyebaran misinformasi dan konten berkualitas rendah yang sering dijuluki sebagai "AI slop".

Kerja Sama dengan Disney Berakhir

Keputusan ini juga berdampak langsung pada kemitraan strategis OpenAI. Pada Desember lalu, OpenAI sempat mencapai kesepakatan dengan Disney yang mengizinkan karakter-karakter ikonik mereka muncul dalam video AI buatan pengguna di Sora. Namun, sumber terkait menyebutkan kerja sama ini tidak akan dilanjutkan seiring perubahan arah perusahaan.

“Kami menghormati keputusan OpenAI untuk keluar dari bisnis pembuatan video dan mengalihkan prioritas mereka ke tempat lain,” ungkap juru bicara Disney kepada CNN. Disney menambahkan mereka akan tetap menjajaki platform AI lain untuk menyapa penggemar sambil tetap menghormati hak cipta dan hak-hak pencipta.

Pergeseran ke Pasar Bisnis

Langkah OpenAI ini sejalan dengan laporan Wall Street Journal sebelumnya yang menyebutkan perusahaan mulai mengalihkan upaya dari produk konsumen yang terfragmentasi menuju produk yang lebih berorientasi pada klien bisnis.

Saat ini, OpenAI menghadapi persaingan ketat dari Anthropic melalui produk Claude Code yang populer di kalangan pemrogram, serta Google yang terus menunjukkan kemajuan pesat dalam model generator videonya.

Bagi pengguna setia Sora, OpenAI menyatakan tengah "mengeksplorasi cara untuk mendukung ekspor dan pelestarian" konten yang telah dibuat pengguna sebelum aplikasi benar-benar ditutup. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya