Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WILDLIGHT Entertainment secara resmi mengumumkan game penembak gratis mereka, Highguard, akan berhenti beroperasi pada 12 Maret 2026. Keputusan ini diambil kurang dari dua bulan setelah game ini diluncurkan pada 26 Januari 2026.
Meskipun sempat menjaring lebih dari 2 juta pemain, pengembang mengaku gagal membangun basis pemain yang berkelanjutan untuk mendukung operasional jangka panjang.
Kondisi di balik layar Wildlight sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan sebelum pengumuman ini muncul. Setelah sempat mencapai angka 100.000 pemain, jumlah tersebut merosot tajam hingga di bawah 500 pemain.
Situasi semakin memburuk ketika Tencent, perusahaan konglomerat teknologi multinasional asal Tiongkok, yang menjadi pendana menarik dukungan mereka, karena target tidak tercapai. Penarikan dana itu mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap sebagian besar staf pada bulan Februari. Kini, hanya tersisa tim kecil atau skeleton crew yang mengelola game tersebut hingga server benar-benar dimatikan.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada komunitas, Wildlight merilis pembaruan besar terakhir pada 4 Maret, 8 hari sebelum server game ditutup. Pembaruan ini mencakup karakter ke-10 bernama Koldo, senjata Switchback marksman rifle, serta sistem progresi akun dan skill tree yang memungkinkan pemain memodifikasi strategi karakter mereka.
Creative Director Wildlight Jason McCord mengungkapkan tim bekerja keras di saat-saat terakhir untuk menyelesaikan konten ini. "Ini adalah pembaruan terakhir kami dan ini besar. Apresiasi untuk tim kecil di Wildlight karena ingin menyelesaikan dan mengirimkannya kepada pemain kami yang tersisa, meskipun itu mungkin hanya dimainkan oleh beberapa ribu orang. Mereka tidak diminta untuk melakukannya. Mereka sendiri yang meminta apakah mereka bisa menyelesaikannya dan merilisnya ke publik," ujar Mc Cord.
Kegagalan Highguard juga diwarnai berbagai spekulasi dan narasi negatif di media sosial. Beberapa pihak membandingkannya dengan kegagalan game Concord milik Sony, sementara yang lain menuding budaya kerja yang terlalu positif sehingga kurang kritis terhadap kualitas produk.
Menanggapi hal tersebut, pimpinan studio Wildlight Chad Grenier memberikan pembelaan melalui platform X. "Sebenarnya bukan itu yang terjadi. Kami sangat kritis terhadap proyek ini dan satu sama lain. Tim didorong dan terus menyuarakan pendapat mereka. Kami selalu mencoba mengutamakan game dan pemain," tegasnya.
Grenier menambahkan tim hanya membuat beberapa kesalahan. Mereka menciptakan game yang tidak beresonansi dengan cara yang sama, seperti Apex Legends atau Titanfall.
Meskipun Highguard akan tetap bisa dimainkan hingga 12 Maret, masa depannya setelah itu dipastikan berakhir. Pihak Wildlight menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penggemar yang telah percaya pada visi mereka. Namun, dengan pembatalan rencana konten DLC untuk satu tahun ke depan dan belum adanya kejelasan mengenai pengembalian dana untuk transaksi mikro. (KOTAKU/The Verge/GameSpot/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved