Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Fosil Langka Dinosaurus Bayi Berkepala Kubah Ditemukan di Kanada

Muhammad Ghifari A
04/3/2026 20:56
Fosil Langka Dinosaurus Bayi Berkepala Kubah Ditemukan di Kanada
Penemuan fosil bayi dinosaurus jenis Pachycephalosaurus di Saskatchewan selatan, Kanada, menjadi terobosan baru.(Kaitlin Lindblad.)

PENEMUAN fosil bayi dinosaurus jenis Pachycephalosaurus di Saskatchewan selatan, Kanada, menjadi terobosan baru dalam dunia paleontologi. Selama ini, pengetahuan mengenai dinosaurus berkepala kubah ini sangat terbatas karena catatan fosilnya didominasi oleh bagian tengkorak saja, sementara struktur tulang tubuh lainnya hampir tidak pernah ditemukan. 

Namun, spesimen baru berkode CMNFV 22039 yang diperkirakan berusia 67 juta tahun ini memberikan gambaran langka mengenai fisik dan perkembangan dinosaurus tersebut di bulan-bulan pertama kehidupan mereka.

Ahli paleontologi dari Universitas Carleton, Bryan Moore, menjelaskan bahwa kelompok Pachycephalosauria umumnya adalah dinosaurus bipedal kecil dengan panjang antara dua hingga enam meter yang hidup di Asia dan Amerika Utara. 

Ciri khas utama mereka adalah penggabungan tulang dahi yang membentuk kubah menonjol, sering kali dihiasi dengan ornamen seperti duri atau simpul tulang. Karena struktur kubah ini sangat kuat dan tahan terhadap kerusakan alami dibandingkan bagian tubuh lainnya, para ilmuwan selama ini hanya bisa mengandalkan morfologi tengkorak untuk mempelajari perkembangan spesies ini.

Menariknya, fosil yang ditemukan di Formasi Frenchman ini diyakini berasal dari bayi dinosaurus yang mati sebelum genap berusia satu tahun. 

Meskipun ukurannya sangat mungil dengan perkiraan panjang total hanya 90 sentimeter, kerangka tersebut sudah menunjukkan ciri-ciri khas Pachycephalosauria dewasa. Hal ini membuktikan bahwa identitas fisik utama dinosaurus berkepala kubah ternyata sudah terbentuk sejak mereka masih sangat muda, bukan baru muncul saat mereka tumbuh besar.

Selain itu, temuan ini mengungkap perbedaan cara bergerak antara bayi dan dinosaurus dewasa. Berdasarkan pengamatan para peneliti, bayi Pachycephalosaurus memiliki tungkai belakang yang secara proporsional jauh lebih panjang dibandingkan tubuh mereka. 

Proporsi ini menunjukkan bahwa di awal kehidupannya, dinosaurus ini memiliki bentuk tubuh yang lebih lincah dan berorientasi pada kecepatan untuk bertahan hidup. Seiring bertambahnya usia dan berat badan, tubuh mereka akan bergeser menjadi lebih kekar, yang menandakan adanya perubahan gaya bergerak seiring pertumbuhan fisik mereka. (Sci News/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya