Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DI awal tahun 2026 ini, Google resmi memperkenalkan Android 17 (Cinnamon Bun) yang membawa perubahan fundamental bagi ekosistem perangkat layar lebar. Fokus utama pembaruan ini bukan sekadar estetika, melainkan standarisasi pengalaman pengguna pada ponsel lipat (foldables) dan tablet yang selama ini sering kali terasa kurang optimal.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai bagaimana Android 17 akan mengubah cara Anda menggunakan perangkat layar lipat.
Salah satu keluhan terbesar pengguna ponsel lipat selama bertahun-tahun adalah aplikasi yang tidak adaptif. Banyak aplikasi populer masih terkunci dalam rasio aspek ponsel standar, menyisakan ruang kosong atau "black bar" di sisi kiri dan kanan saat layar dibuka.
Pada Android 17, Google mengambil langkah tegas melalui SDK 37. Pengembang aplikasi kini dilarang keras untuk mengunci orientasi atau ukuran jendela aplikasi pada perangkat dengan lebar layar di atas 600dp. Artinya, semua aplikasi produktivitas, media sosial, hingga perbankan wajib mendukung fitur resizing dan multitasking secara native.
Catatan Penting: Aturan baru ini tidak berlaku untuk aplikasi kategori Game, namun sangat krusial bagi aplikasi fungsional untuk menciptakan pengalaman "desktop-class" di perangkat mobile.
Bagi kreator konten, Android 17 membawa peningkatan signifikan pada sisi perangkat lunak kamera. Selama ini, saat kita melakukan zoom atau berpindah lensa pada aplikasi pihak ketiga seperti Instagram, sering kali terjadi jeda atau "stutter" yang mengganggu.
Android 17 memperkenalkan API kamera baru yang memungkinkan aplikasi mengakses metadata dari seluruh sensor secara bersamaan. Bahkan saat satu lensa aktif, sensor lainnya tetap bersiap di latar belakang. Hasilnya adalah transisi zoom yang sangat mulus tanpa kehilangan fokus atau keseimbangan eksposur.
| Fitur | Android 16 | Android 17 |
|---|---|---|
| Optimasi Aplikasi | Opsional | Wajib (SDK 37) |
| Transisi Kamera | Sering Stutter | Seamless (Pro API) |
| Codec Video | H.265 | H.266 (VVC) |
Android 17 adalah jawaban Google atas semakin dewasanya pasar ponsel lipat. Dengan memaksa pengembang aplikasi untuk lebih adaptif dan memberikan akses kamera yang lebih profesional, pengguna tidak lagi hanya membeli hardware yang mahal, tetapi juga mendapatkan pengalaman software yang sepadan.
Versi stabil Android 17 diperkirakan akan mulai digulirkan pada kuartal kedua (Q2) tahun 2026, dimulai dari perangkat Google Pixel.
Fitur transisi kamera seamless membutuhkan dukungan hardware yang mampu menjalankan beberapa sensor sekaligus. HP keluaran terbaru (flagship 2025-2026) kemungkinan besar akan mendukungnya.
Pada Android 17, sistem akan memaksa aplikasi tersebut untuk mengisi layar. Pengembang disarankan segera melakukan update agar tampilan aplikasi tidak terlihat pecah atau tertarik.
Google meluncurkan Android 17 Beta pertama dengan saluran Canary baru, peningkatan performa, API kamera, dukungan VVC, serta optimalisasi untuk tablet dan perangkat lipat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved