Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
TEROWONGAN lava tersembunyi di Bulan dan Mars diprediksi akan menjadi kunci keselamatan bagi penjelajah manusia di masa depan. Struktur bawah tanah alami ini menawarkan perlindungan krusial dari radiasi mematikan dan hantaman puing-puing ruang angkasa. Namun, menjelajahi lingkungan ekstrem ini bukanlah perkara mudah.
Guna menjawab tantangan tersebut, konsorsium riset Eropa yang melibatkan Laboratorium Robotika Ruang Angkasa dari University of Malaga (UMA) memperkenalkan konsep misi baru yang revolusioner. Menggunakan sistem tiga robot yang bekerja sama secara otonom, misi ini dirancang khusus untuk menembus dan memetakan gua-gua vulkanik bawah tanah di planet lain.
Sistem canggih ini baru saja sukses menjalani pengujian di gua vulkanik Lanzarote, Spanyol. Hasil riset yang diterbitkan dalam jurnal Science Robotics tersebut menunjukkan bagaimana robot-robot ini mampu beroperasi secara mandiri tanpa bantuan manusia untuk memetakan pintu masuk gua hingga membuat peta 3D interior yang mendetail.
Misi penjelajahan ini terbagi menjadi empat fase sistematis:
Uji lapangan di Lanzarote pada Februari 2023 membuktikan pendekatan ini secara teknis layak untuk diimplementasikan pada misi luar angkasa yang sesungguhnya di masa depan.
Keberhasilan ini menyoroti potensi besar dari sistem robotik kolaboratif. Laboratorium Robotika Ruang Angkasa di UMA, yang bekerja sama erat dengan Badan Antariksa Eropa (ESA), berfokus pada pengembangan algoritma yang memungkinkan kendaraan penjelajah (rover) merencanakan rute mereka secara mandiri.
Selain melakukan riset teknis, laboratorium ini juga berperan penting dalam melatih generasi insinyur masa depan melalui kerja sama dengan institusi penelitian internasional.
Kemampuan robot untuk bekerja sebagai tim otonom akan menjadi faktor penentu dalam mendirikan pemukiman manusia di luar Bumi. Dengan memanfaatkan terowongan lava sebagai basis operasional, astronot nantinya dapat memiliki perlindungan alami yang jauh lebih kuat dibandingkan struktur buatan di permukaan yang terpapar langsung oleh ancaman lingkungan ruang angkasa. (Science Daily/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved