Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Audit Keamanan Data Roblox 2026: Privasi Biometrik, Enkripsi, dan Risiko AI

Media Indonesia
31/1/2026 19:55
Audit Keamanan Data Roblox 2026: Privasi Biometrik, Enkripsi, dan Risiko AI
Ilustrasi(Dok Istimewa)

 

DI tahun 2026, Roblox bukan lagi sekadar aplikasi permainan; ia adalah gudang data raksasa yang menyimpan miliaran log percakapan, pola perilaku, hingga data biometrik wajah penggunanya. Dengan implementasi penuh UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia, transparansi platform global seperti Roblox menjadi sorotan krusial.

Sebagai Tech Journalist, saya melakukan audit teknis terhadap infrastruktur keamanan Roblox terkini. Apakah data anak Anda dan aset digital bernilai jutaan Rupiah benar-benar aman di balik tembok "Roblox Cloud"?

Isu Utama 2026: Biometrik dan AI Training

Dua pilar baru dalam kebijakan privasi Roblox tahun ini memicu perdebatan teknis di kalangan pakar keamanan siber:

  • Penyimpanan Data Biometrik (Verifikasi 17+): Untuk mengakses konten dewasa (17+), pengguna wajib memindai KTP dan wajah. Roblox mengklaim data ini dianonimisasi dan tidak disimpan di server utama mereka, melainkan dikelola oleh mitra verifikasi pihak ketiga. Namun, ini tetap menciptakan vector attack baru jika vendor tersebut diretas.
  • Data Pengguna untuk Pelatihan AI: Kebijakan terbaru mengizinkan Roblox menggunakan skrip kode (Luau) dan model 3D yang dibuat pengguna untuk melatih Roblox Assistant (AI Generatif mereka). Meskipun efisien untuk teknologi, ini menimbulkan pertanyaan tentang hak kekayaan intelektual dan privasi data kreatif.

Komparasi Keamanan: Roblox vs Epic Games vs Microsoft

Bagaimana postur keamanan Roblox dibandingkan dengan kompetitor utamanya? Berikut tabel perbandingan teknis infrastruktur keamanannya:

Fitur Keamanan Roblox (2026) Epic Games (Fortnite) Microsoft (Minecraft)
Metode 2FA Authenticator App, Email, Passkeys (Hardware/Biometric) Email, SMS, App Microsoft Authenticator (Passwordless)
Enkripsi Data AES-256 (At Rest) & TLS 1.3 (In Transit) Standard Industry Encryption Enterprise Grade (Azure Security)
Parental Control Granular (PIN Lock, Content Age Rating, Spending Limit) Cabined Accounts Xbox Family Settings (Sangat Ketat)
Kerentanan Utama Session Hijacking (.ROBLOSECURITY cookie) Phishing Web Akun Microsoft Terkunci

Information Gain: Ancaman "Cookie Logging" (Session Hijacking)

Banyak pengguna merasa aman karena sudah mengaktifkan 2FA (Two-Factor Authentication). Namun, realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya. Metode peretasan nomor satu di Roblox tahun 2026 bukanlah tebak password, melainkan pencurian Cookie.

Mekanisme Serangan (Wajib Waspada):

Peretas tidak meminta password Anda. Mereka menipu pengguna (biasanya developer muda atau trader item) untuk mengklik link berbahaya atau menjalankan skrip JavaScript di browser ("Bookmarklet Hack").

Skrip ini menyalin kode unik bernama .ROBLOSECURITY dari browser korban. Dengan kode ini, peretas bisa masuk ke akun korban tanpa memerlukan password atau kode 2FA, karena server menganggap sesi tersebut sah dan sudah terautentikasi.

Pros & Cons: Postur Keamanan Roblox

PROS (Kekuatan)

  • Dukungan Passkeys: Roblox kini mendukung login biometrik (FaceID/TouchID) dan kunci keamanan fisik (YubiKey), yang jauh lebih aman daripada password tradisional.
  • Program Bug Bounty: Roblox membayar peneliti keamanan (White Hat Hackers) dengan nilai tinggi untuk menemukan celah sebelum dieksploitasi penjahat.
  • Moderasi Aset AI: Pemindaian otomatis mencegah pengunggahan file berbahaya yang menyisipkan malware dalam aset gambar/audio.

CONS (Kelemahan)

  • Respons Support Lambat: Proses pemulihan akun (Rollback) akibat peretasan seringkali memakan waktu berminggu-minggu, merugikan trader dengan aset fluktuatif.
  • Social Engineering: Fitur keamanan teknis tidak bisa melindungi pengguna dari penipuan sosial (manipulasi psikologis) yang sangat marak di dalam gim.

Rekomendasi Editor

Secara infrastruktur, Roblox memiliki standar keamanan setara perusahaan teknologi Silicon Valley lainnya. Enkripsi mereka solid. Namun, faktor manusia tetap menjadi titik terlemah.

Untuk pengguna di Indonesia, sangat disarankan untuk:

  1. Segera beralih dari verifikasi SMS ke Authenticator App atau Passkeys.
  2. Jangan pernah menyalin teks apa pun ke console browser Anda, meskipun dijanjikan Robux gratis.
  3. Bagi orang tua, pantau transaksi mencurigakan, karena pencurian data kartu kredit sering dimulai dari akses akun anak yang jebol.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya