Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kamera Instan Ini Mampu Cetak Video, Printernya Bisa Dipadukan dengan Pinterest

Iis Zatnika
30/1/2026 14:08
Kamera Instan Ini Mampu Cetak Video, Printernya Bisa Dipadukan dengan Pinterest
Creative House of Instax berlangsung pada 28 Januari hingga 8 Februari 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta. Ada area berfoto yang memungkinkan pengunjung mengujicoba kamera instan.(Dok Istimewa)

Tren mengabadikan momen istimewa bersama orang-orang terdekat dalam foto dan mencetaknya langsung memacu pertumbuhan penggunaan kamera instan. Kini, muncul pula gaya dekorasi ruangan menggunakan foto yang dicetak dan dipadukan dengan ornamen lainnya, membuat penggunaan kamera instan kian populer. 

Kehebohan tren yang terutama melekat di kalangan muda itu bisa dieksplorasi dalam Creative House of instax, pameran yang berlangsung pada 28 Januari hingga 8 Februari 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta. Ada area berfoto yang memungkinkan pengunjung mengujicoba kamera instan keluaran Fujifilm terbaru, Instax mini Evo Cinema yang mampu mencetak video dalam rangkaian kertas foto serta memiliki efek yang terinspirasi dari berbagai era. 

Ada pula Instax mini Link, mesin cetak mini yang mampu mencetak lebih presisi, melebihi kemampuan kamera instan yang lazimnya lebih berfokus untuk mengabadikan momen, bukan kualitas gambar. Bahkan, mesin cetak ini juga mampu mencetak ilustrasi yang dikirim melalui ponsel.

Dipasarkan seharga Rp6,2 jutaan, kamera instan seri Instax ini masuk pasar Indonesia pada awal tahun ini, sementara mesin cetaknya Rp2,2 jutaan. Kedua peranti ini juga dapat terhubung dengan aplikasi Instax agar terintegrasi dengan galeri foto ponsel serta Pinterest sehingga pengguna dapat mengimpor dan memilih gambar favorit yang ditampilkan dalam bingkai sebelum dicetak. Sedangkan fitur Simulation memungkinkan pengguna memvisualisasikan penempatan cetakan, baik dalam bingkai, dinding, maupun pada wadah ponsel sebelum mencetaknya. 

Presiden Direktur Fujifilm Indonesia Masato Yamamoto, di Jakarta, Rabu (28/1), menyatakan  Indonesia merupakan salah satu pasar paling potensial bagi bisnis kamera instan. Ini terkait dengan jumlah penduduk usia muda yang cukup besar dengan kegemaran terhadap dunia foto dan media sosial. Kondisi ini melatarbelakangi perpaduan fitur kamera dengan aneka aplikasi ponsel. (X-8)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Iis Zatnika
Berita Lainnya