Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pesona Wolf Moon di Langit Paris: Supermoon Raksasa Terbingkai Menara Eiffel

Thalatie K Yani
25/1/2026 12:31
Pesona Wolf Moon di Langit Paris: Supermoon Raksasa Terbingkai Menara Eiffel
Fotografer Martin Giraud mengabadikan fenomena Wolf Moon di langit Paris. Simak cerita di balik foto supermoon raksasa yang sejajar dengan Menara Eiffel.(Martin GIRAUD | @tinmar_g (Instagram))

FOTOGRAFER Martin Giraud berhasil mengabadikan pemandangan menakjubkan dari bulan purnama pertama di tahun ini, yang dikenal sebagai "Wolf Moon". Fenomena yang terjadi pada malam 3 Januari tersebut memperlihatkan bulan purnama raksasa yang terbit tepat di balik siluet ikonik Menara Eiffel dan kubah Basilika Sacré-Cœur di Paris.

Dalam foto komposit yang dihasilkan Giraud, bulan tampak muncul dari cakrawala dan bergerak melintasi langit senja berwarna pastel. Efek atmosfer yang disebut hamburan Rayleigh memberikan warna oranye-kuning yang memukau pada piringan bulan. Karena posisinya yang dekat dengan cakrawala, profil bulan tampak sedikit terdistorsi, memperlihatkan detail gelap lunar maria, cekungan lava purba yang terbentuk miliaran tahun lalu.

Perencanaan di Tengah Cuaca Dingin

Keberhasilan Giraud menangkap momen langka ini bukanlah sebuah kebetulan. Melainkan hasil perencanaan yang matang melalui aplikasi pemantau posisi benda langit.

"Sebelum tahun baru, saya melihat di aplikasi perencanaan saya bahwa bulan purnama pertama tahun ini, yang juga merupakan supermoon, akan sejajar sempurna dengan Menara Eiffel dan Basilika Sacré-Cœur dari titik yang sebelumnya telah saya pantau," kata Giraud dalam keterangannya kepada Space.com. 

"Meskipun pagi harinya dingin dan bersalju, prakiraan cuaca untuk Paris mengumumkan langit yang sepenuhnya tak berawan, jadi saya memutuskan untuk mencobanya."

Giraud menggunakan kamera Canon 6D dengan lensa telefoto Samyang untuk mengambil bingkai-bingkai foto tersebut. Ia menjelaskan bahwa penggunaan lensa panjang adalah kunci mengapa ukuran bulan tampak begitu masif dibandingkan dengan bangunan di sekitarnya.

"Gambar ini diambil dengan lensa 150–600mm pada posisi 500mm," lanjut Giraud. "Menara Eiffel berjarak 6,3 km dari posisi saya, dan Basilika Sacré-Cœur berjarak 11,1 km, itulah sebabnya Bulan tampak sangat besar di dalam bingkai."

Mengenal Wolf Moon dan Supermoon

Bulan purnama Januari sering dijuluki sebagai "Wolf Moon" atau Bulan Serigala. Bulan itu merujuk pada kawanan predator yang sering terdengar melolong di tengah kelangkaan makanan selama musim dingin.

Fenomena kali ini terasa lebih istimewa karena terjadi mendekati titik perigee, yaitu titik dalam orbit bulanan saat bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Kondisi ini menciptakan "supermoon" yang secara visual dapat terlihat hingga 14% lebih besar daripada bulan purnama terkecil dalam setahun.

Kombinasi antara presisi teknis fotografer dan kondisi atmosfer Paris yang bersih menghasilkan salah satu potret astrofotografi paling ikonik di awal tahun 2026. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya