Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN produktivitas Microsoft 365 mengalami gangguan massal pada Kamis, 22 Januari 2026. Masalah teknis ini berdampak pada ribuan pengguna di berbagai belahan dunia, menyebabkan kendala akses pada platform utama seperti Outlook, Microsoft Teams, hingga aplikasi perkantoran berbasis cloud lainnya.
Berdasarkan data dari situs pemantau layanan Downdetector, lonjakan laporan mulai terjadi sejak pagi hari waktu Amerika Serikat. Ribuan pengguna melaporkan bahwa mereka tidak dapat masuk ke akun email, mengalami kegagalan sinkronisasi dokumen, hingga terputusnya koneksi pada aplikasi Teams yang krusial untuk komunikasi bisnis.
Layanan email Outlook menjadi yang paling banyak dikeluhkan. Pengguna melaporkan pesan yang tertahan di outbox atau kegagalan total saat memuat kotak masuk. Sementara itu, pengguna Teams mengalami masalah saat melakukan panggilan video dan mengirim pesan instan, yang mengakibatkan operasional banyak perusahaan sempat terhenti sejenak.
Melalui akun resmi Microsoft 365 Status di platform X (dahulu Twitter), pihak perusahaan mengonfirmasi adanya masalah pada infrastruktur mereka. Microsoft menyatakan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh masalah pada layanan identitas dan autentikasi yang menghambat pengguna untuk memvalidasi kredensial login mereka.
Meskipun laporan terbanyak berasal dari Amerika Serikat, gangguan ini juga dirasakan oleh pengguna di wilayah Eropa dan sebagian Asia. Hal ini menunjukkan bahwa masalah teknis terjadi pada server pusat yang mengelola akses global, bukan hanya terbatas pada wilayah regional tertentu.
Tim teknis Microsoft segera melakukan tindakan mitigasi dengan mengalihkan lalu lintas data ke infrastruktur cadangan. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap untuk memastikan stabilitas sistem. Dalam beberapa jam setelah laporan pertama muncul, sebagian besar layanan mulai kembali normal secara perlahan.
Tagar #MicrosoftDown sempat menjadi tren di media sosial. Banyak pekerja kantoran dan mahasiswa yang mengungkapkan kekesalan mereka karena gangguan ini terjadi di tengah jam kerja produktif. Insiden ini kembali memicu diskusi mengenai ketergantungan besar dunia kerja modern pada layanan berbasis cloud.
Pihak keamanan siber menyarankan pengguna untuk selalu memeriksa status layanan resmi saat terjadi kendala dan tidak terburu-buru melakukan instalasi ulang aplikasi. Selama masa gangguan, penggunaan mode offline pada aplikasi desktop menjadi solusi sementara yang disarankan oleh para ahli IT.
Sumber: Tomsguide.com, USAToday.com, CBSNews.com
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved