Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Cara Membuat Kamera Lubang Jarum Sederhana: Panduan Lengkap & Sainsnya

 Gana Buana
22/1/2026 23:04
Cara Membuat Kamera Lubang Jarum Sederhana: Panduan Lengkap & Sainsnya
Kamera lubang jarum.(Freepik)

DI era fotografi digital yang serba instan, kembali ke dasar fotografi memberikan kepuasan tersendiri. Salah satu cara paling murni untuk memahami bagaimana cahaya bekerja adalah dengan membuat kamera lubang jarum atau pinhole camera. Tanpa lensa kaca yang rumit, Anda bisa menangkap bayangan dunia hanya dengan sebuah kotak kedap cahaya dan satu lubang kecil seukuran ujung jarum.

Apa Itu Kamera Lubang Jarum?

Kamera lubang jarum adalah perangkat optik sederhana yang terdiri dari kotak kedap cahaya dengan lubang kecil di satu sisi. Prinsipnya didasarkan pada fenomena "Kamera Obscura", di mana cahaya dari luar melewati lubang sempit dan memproyeksikan gambar terbalik pada sisi dalam kotak. Teknologi ini telah dikenal sejak zaman Aristoteles dan menjadi cikal bakal terciptanya kamera modern yang kita gunakan saat ini.

Alat dan Bahan yang Diperlukan

Untuk membuat kamera lubang jarum yang berfungsi baik, Anda tidak memerlukan biaya mahal. Berikut adalah bahan-bahan yang bisa ditemukan di sekitar rumah:

  • Kotak Kedap Cahaya: Bisa menggunakan kotak sepatu, kaleng bekas rokok, atau kaleng susu bubuk.
  • Cat Hitam Matte atau Kertas Karton Hitam: Untuk melapisi bagian dalam kotak agar tidak ada pantulan cahaya liar.
  • Lembaran Aluminium Tipis: Bisa diambil dari potongan kaleng soda bekas.
  • Jarum Jahit: Gunakan jarum yang paling halus untuk membuat lubang.
  • Lakban Hitam (Electrical Tape): Untuk memastikan tidak ada kebocoran cahaya di celah kotak.
  • Kertas Foto Sensitif Cahaya atau Film: Tersedia di toko perlengkapan fotografi analog.
  • Gunting dan Cutter.

Langkah-Langkah Membuat Kamera Lubang Jarum

1. Menyiapkan Badan Kamera

Pastikan kotak yang Anda pilih benar-benar kokoh. Lapisi seluruh bagian dalam kotak dengan cat hitam matte atau kertas karton hitam. Langkah ini krusial karena pantulan cahaya di dalam kotak akan merusak ketajaman gambar dan membuat foto tampak berkabut (fogging).

2. Membuat Lubang Aperture

Potong lubang persegi kecil berukuran 1x1 cm di tengah salah satu sisi kotak menggunakan cutter. Kemudian, ambil potongan aluminium kaleng soda (sekitar 2x2 cm). Tusuk bagian tengah aluminium tersebut dengan jarum jahit secara perlahan. Ingat, lubang harus bulat sempurna dan sangat kecil. Amplas bagian belakang aluminium agar sisa tusukan jarum tidak menghalangi cahaya.

3. Memasang Lempeng Lubang Jarum

Tempelkan lempeng aluminium yang sudah dilubangi tepat di atas lubang persegi pada kotak menggunakan lakban hitam. Pastikan tidak ada cahaya yang masuk dari pinggiran aluminium.

4. Membuat Penutup (Shutter)

Gunakan sepotong lakban hitam atau karton hitam yang bisa dibuka-tutup untuk menutupi lubang jarum dari luar. Ini berfungsi sebagai "shutter" atau tombol rana manual Anda.

5. Memasang Media Penangkap Gambar

Di dalam ruangan yang gelap total (atau menggunakan darkroom bag), tempelkan kertas foto di sisi dalam kotak yang berhadapan langsung dengan lubang jarum. Tutup kotak rapat-rapat dan segel setiap celah dengan lakban hitam untuk menjamin kedap cahaya.

People Also Ask: Bagaimana Cara Kerjanya?

Cahaya merambat dalam garis lurus. Saat cahaya memantul dari sebuah objek dan melewati lubang kecil kamera, sinar dari bagian atas objek akan jatuh di bagian bawah kertas foto, dan sinar dari bagian bawah objek akan jatuh di bagian atas. Itulah sebabnya gambar yang dihasilkan oleh kamera lubang jarum selalu terbalik secara vertikal dan horizontal.

Tips Mendapatkan Hasil Foto yang Tajam

Membuat kamera hanyalah setengah dari perjalanan. Untuk mendapatkan foto yang estetis, perhatikan hal berikut:

  • Gunakan Tripod: Karena lubang jarum sangat kecil (aperture besar, misalnya f/128), waktu eksposur yang dibutuhkan sangat lama (bisa hitungan detik hingga menit). Sedikit getaran saja akan membuat foto blur.
  • Perhitungan Waktu Eksposur: Jika cuaca terik, eksposur mungkin hanya butuh 2-5 detik. Namun, di tempat teduh, Anda mungkin butuh 30 detik hingga 2 menit.
  • Subjek Diam: Jangan memotret benda yang bergerak cepat kecuali Anda ingin menghasilkan efek "ghosting" atau bayangan kabur yang artistik.

Checklist Persiapan Akhir

Sebelum mulai memotret, pastikan poin-poin ini terpenuhi:

  • [ ] Apakah bagian dalam kotak sudah benar-benar hitam pekat?
  • [ ] Apakah lubang pada aluminium sudah halus dan tidak kasar?
  • [ ] Apakah semua celah kotak sudah ditutup lakban hitam?
  • [ ] Apakah Anda sudah berada di lokasi dengan pencahayaan yang cukup?

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Mengapa hasil foto saya hitam semua? Ini berarti underexposed. Waktu membuka shutter kurang lama atau lubang jarum tersumbat.
  2. Mengapa hasil foto saya putih semua? Ini berarti overexposed atau ada kebocoran cahaya pada kotak.
  3. Berapa ukuran lubang jarum yang ideal? Untuk kotak seukuran sepatu, diameter sekitar 0,3 mm hingga 0,5 mm adalah yang terbaik.
  4. Apakah bisa menggunakan kamera ini untuk memotret orang? Bisa, namun subjek harus diam mematung selama beberapa menit.
  5. Apa kertas foto yang paling direkomendasikan? Kertas foto hitam putih (RC paper) adalah yang paling mudah digunakan pemula.
  6. Bagaimana cara mencuci fotonya? Anda memerlukan cairan developer, stop bath, dan fixer dalam kondisi ruangan gelap.
  7. Bisakah saya menggunakan sensor kamera digital? Ya, Anda bisa membuat "Pinhole Digital" dengan mengganti lensa DSLR/Mirrorless dengan tutup bodi yang sudah dilubangi jarum.
  8. Mengapa gambarnya terbalik? Itu adalah hukum alam optik di mana cahaya merambat lurus melewati satu titik pusat.
  9. Apa perbedaan kamera lubang jarum dengan kamera biasa? Kamera biasa menggunakan lensa untuk memfokuskan cahaya, sedangkan kamera lubang jarum menggunakan penyempitan lubang untuk menghasilkan fokus.
  10. Apakah lubang yang lebih besar membuat foto lebih terang? Ya, tapi gambar akan menjadi sangat kabur (tidak fokus). (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya