Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Mengapa Antarktika Disebut Gurun Meski Penuh Es? Ini Penjelasannya

Abi Rama
30/12/2025 23:15
Mengapa Antarktika Disebut Gurun Meski Penuh Es? Ini Penjelasannya
Ilustrasi(freepik)

BANYAK orang mungkin membayangkan gurun sebagai padang pasir panas dengan hamparan pasir yang luas. Namun, Antarktika, yang tertutup es tebal dan dingin, juga dikategorikan sebagai gurun.

Bagaimana bisa? Definisi gurun tidak bergantung pada suhu, melainkan pada jumlah presipitasi (hujan). Wilayah yang sangat sedikit menerima curah hujan digolongkan sebagai gurun, baik panas maupun dingin.

Di Antarktika, rata-rata presipitasi di pedalaman hanya sekitar 50 mm per tahun, sebagian besar berupa salju atau kristal es. Bahkan, di Lembah Kering McMurdo di benua Antartika, hujan atau salju mungkin tidak pernah turun selama 14 juta tahun.

Kondisi ini menjadikan Antarktika gurun terbesar di dunia, hampir dua kali ukuran Gurun Sahara.

Oleh karena itu, Antarktika disebut gurun bukan karena panas dan pasir, tapi karena sangat kering, terutama di pedalaman dan Lembah Kering McMurdo, yang nyaris tidak menerima hujan atau salju selama jutaan tahun. Inilah yang membuat benua ini unik, menjadi gurun yang tertutupi es. 

Luas dan Tebal Es Antarktika

Sekitar 98% Antarktika tertutup oleh lapisan es permanen, membentang seluas 14 juta km², ini setara gabungan wilayah Amerika Serikat dan Meksiko. Tebal es di beberapa titik mencapai 4,5 km, dan jika seluruh es mencair, permukaan laut dunia bisa naik hingga 60 meter.

Karena kondisi kering seperti gurun, es ini membutuhkan waktu sekitar 45 juta tahun untuk mencapai ketebalan saat ini.

Perbedaan Antarktika dan Gurun Biasa

Meskipun keduanya kering dan memiliki vegetasi terbatas, gurun dan Antarktika berbeda dalam beberapa hal:

  • Suhu: Gurun bisa panas atau dingin, sedangkan Antarktika selalu bersuhu sangat rendah.
  • Lokasi: Gurun ada di berbagai lintang, sedangkan Antarktika berada di kutub selatan.
  • Vegetasi dan Hewan: Di gurun, tumbuhan seperti kaktus bisa tumbuh, sementara di Antarktika hanya lumut, lumut kerak, dan dua jenis tanaman berbunga yang bertahan hidup. Hewan seperti penguin, anjing laut, dan paus bergantung pada makanan laut.

Gurun vs Tundra

Sementara Antarktika dikategorikan sebagai gurun kutub, beberapa pulau di sekitarnya justru termasuk tundra, seperti Kepulauan South Shetland, South Georgia, dan Falkland. Perbedaan utama tundra dengan gurun adalah adanya permafrost, yaitu lapisan tanah yang tetap beku sepanjang tahun.

Di tundra, lapisan permukaan mencair saat musim panas, memungkinkan lumut, lumut kerak, dan semak kecil untuk tumbuh. Meski tertutup es dan bersuhu sangat dingin, Antarktika adalah gurun terbesar di dunia karena curah hujan yang sangat rendah.

Perbedaan utama antara Antarktika dan gurun biasa terletak pada suhu, lokasi, vegetasi, dan hewan yang hidup di sana. Sementara itu, pulau-pulau sekitar benua ini justru masuk kategori tundra karena tanah permukaannya dapat mencair di musim panas.

Sumber: Aurora Expeditions.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya