Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Eksoplanet Raksasa dan Brown Dwarf Baru Ditemukan dari Teleskop Subaru di Hawaii

Thalatie K Yani
09/12/2025 07:33
Eksoplanet Raksasa dan Brown Dwarf Baru Ditemukan dari Teleskop Subaru di Hawaii
Astronom menemukan eksoplanet raksasa dan sebuah brown dwarf menggunakan Teleskop Subaru di Hawaii. Temuan ini menjadi hasil pertama dari program OASIS.(T. Currie/Subaru Telescope, UTSA)

KEMAMPUAN manusia mengamati dunia-dunia jauh di luar tata surya terus berkembang pesat. Teknologi memungkinkan sebagian kecil planet di alam semesta untuk dapat difoto secara langsung. Meski begitu, astronom di Hawaii berhasil mencatat dua temuan baru yang menarik menggunakan Teleskop Subaru milik Jepang di Mauna Kea, Hawaii. Mereka menemukan sebuah eksoplanet berukuran sangat besar dan sebuah brown dwarf

Kedua objek ini merupakan penemuan pertama dari Observing Accelerators with SCExAO Imaging Survey (OASIS). Program observasi yang memanfaatkan Teleskop Subaru serta data pendukung dari berbagai sumber lain.

“Program ini menggunakan pengukuran dari dua misi Badan Antariksa Eropa, Hipparcos dan Gaia, untuk mengidentifikasi bintang yang ditarik gravitasi pendamping tak terlihat,” tulis seorang juru bicara National Astronomical Observatory of Japan (NAOJ).

Eksoplanet HIP 54515 b

Eksoplanet yang ditemukan diberi nama HIP 54515 b. Jaraknya sekitar 271 tahun cahaya dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang di rasi Leo. NAOJ menyebut planet tersebut memiliki massa hampir 18 kali lipat Jupiter dan mengitari bintangnya pada jarak yang sebanding dengan jarak Neptunus dari Matahari.

Brown Dwarf HIP 71618 B

Objek kedua adalah brown dwarf bernama HIP 71618 B, yang berada 169 tahun cahaya dari Bumi di rasi Bootes. Brown dwarf merupakan objek langit dengan massa berada di antara planet dan bintang. Objek ini sering disebut “bintang gagal” karena terbentuk seperti bintang, namun massanya tidak cukup untuk menjadi bintang sesungguhnya.

Penemuan brown dwarf ini dianggap istimewa. Pasalnya karakteristiknya cocok untuk pengujian Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman milik NASA, yang dijadwalkan meluncur pada 2026 atau 2027.

Kandidat Ideal untuk Uji Teknologi NASA

NASA membutuhkan objek dengan spesifikasi ketat untuk menguji sistem korograf pada teleskop Roman. Teknologi penting agar teleskop masa depan dapat memotret planet mirip Bumi yang 10 miliar kali lebih redup dibanding bintangnya.

NAOJ menyatakan brown dwarf ini memenuhi semua kriteria tersebut. “Roman akan melakukan demonstrasi teknologi untuk menguji sistem korograf yang diperlukan teleskop masa depan guna memotret planet mirip Bumi di sekitar bintang lain. Planet yang 10 miliar kali lebih redup dari bintang induknya,” tulis NAOJ.

Dengan temuan ini, NAOJ menegaskan Roman kini memiliki kandidat ideal untuk demonstrasi teknologinya. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya