Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Inilah Bentuk Supernova, dari Ledakan Ultra Terang hingga Sisa Nebula

Cornelius Juan Prawira
04/12/2025 23:45
Inilah Bentuk Supernova, dari Ledakan Ultra Terang hingga Sisa Nebula
Ilustrasi, Supernova(Freepik)

SUPERNOVA adalah ledakan dahsyat saat bintang masif mencapai akhir hidupnya. Fenomena ini adalah yang paling energetik di alam semesta. Penampakannya melahirkan bintang baru yang bersinar sangat terang.

Bentuk supernova pertama kali terlihat sebagai cahaya ultra-terang mendadak. Bintang yang meledak ini tiba-tiba bersinar fantastis. Kecerahannya bisa menyaingi cahaya yang dipancarkan seluruh galaksi. 

Namun, kecerahan ini hanya bertahan dalam waktu singkat. Setelah mencapai puncaknya, cahaya supernova akan meredup dengan cepat.

Mekanisme Ledakan Inti Bintang

Secara fisik, supernova adalah runtuhnya inti bintang. Inti bintang kehabisan bahan bakar dan ambruk karena gravitasi sendiri. Runtuhnya inti menciptakan gelombang kejut raksasa (shockwave).

Gelombang kejut ini ditembakkan keluar. Gelombang tersebut menembus lapisan luar bintang dengan kecepatan tinggi.

Bagi pengamat di Bumi, supernova terlihat seperti bintang baru. Bintang ini tampak muncul tiba-tiba di lokasi yang sebelumnya kosong. Jika supernova terjadi cukup dekat, cahayanya bisa terlihat bahkan di siang hari. Ini akan menjadi salah satu objek paling terang di langit malam.

Sisa Nebula

Setelah cahaya meredup, yang tersisa adalah sisa-sisa supernova (supernova remnant). Bentuknya berupa gumpalan gas dan debu yang meluas. Gas ini dipanaskan hingga suhu ekstrem.

Gas tersebut memancarkan cahaya dalam berbagai warna. Sisa-sisa ini membentuk awan kosmik yang indah, seperti Nebula Kepiting.

Ledakan supernova juga menentukan wujud akhir bintang. Tergantung pada massa awalnya, sisa inti bintang bisa menjadi Bintang Neutron. Atau, jika massanya sangat besar, inti bintang akan runtuh total. Runtuhnya inti ini akan menciptakan Lubang Hitam (Black Hole).

Sumber: space.com, cfa.harvard.edu,discovermagazine.com, spaceplace.nasa.gov



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik