Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

AI dan Automasi Masuk Ruang Belajar: Sekolah Mulai Adaptasi Kompetensi Masa Depan

Rahmatul Fajri
04/12/2025 15:06
AI dan Automasi Masuk Ruang Belajar: Sekolah Mulai Adaptasi Kompetensi Masa Depan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SEIRING meningkatnya kebutuhan sekolah untuk mengikuti perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan dan automasi, Jagoan Hosting kembali menghadirkan Tech Corner, sebuah program edukasi teknologi yang membantu siswa, pendidik hingga programmer muda memahami konsep digital modern secara praktis dan mudah diikuti.

Dalam sesi bertema “Your First AI Assistant : Bikin Chatbot AI Secara Instan Tanpa Coding”, lebih dari 30 sekolah di seluruh Indonesia diperkenalkan pada konsep AI dan alur automasi tanpa perlu pemrograman. Dengan platform no-code seperti n8n, peserta dapat membangun workflow otomatis hanya dengan drag-and-drop dan melihat bagaimana teknologi digital dapat menyederhanakan aktivitas harian.

Andy Novianto, M.M, General Manager Jagoan Hosting, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah memberikan dampak nyata bagi sekolah dan talenta muda.“Kami ingin siswa merasakan langsung bagaimana teknologi bisa membantu mereka memahami kompetensi masa depan. Pendidikan tidak boleh tertinggal dari kebutuhan industri dan kami berkomitmen memastikan infrastruktur digital yang kami hadirkan mampu mendukung proses belajar secara maksimal,” ujar Andy.

Menurutnya, sekolah membutuhkan pengalaman belajar yang relevan, stabil, dan bebas hambatan teknis. “Infrastruktur yang kuat bukan soal kecepatan saja, tetapi tentang memberi ruang bagi siswa untuk bereksperimen, memecahkan masalah, dan mengembangkan kreativitas digital mereka.”
 
Materi utama dibawakan oleh Aurelius Ivan Wijaya, AI Engineer dan Founder Associate Artifisial.com. Dengan latar belakang riset AI dan pengembangan solusi berbasis machine learning, Aurelius menunjukkan bahwa automasi kini bisa dilakukan oleh siapa saja.
“Dengan no-code seperti n8n, proses yang rumit bisa dibuat otomatis hanya dalam hitungan menit. Ini membuka peluang besar bagi sekolah yang ingin mulai mengadopsi teknologi modern tanpa hambatan kemampuan teknis,” jelas Aurelius.

“Meski mudah digunakan, automasi bekerja tanpa henti. Workflow, integrasi data, sampai chatbot AI membutuhkan infrastruktur yang andal agar tetap berjalan stabil. Tanpa performa server yang baik, proses otomasi akan sering terhenti,” kata dia. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya