Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Capture Bag: Teknologi Kantong Raksasa untuk Menangkap Asteroid

 Gana Buana
17/11/2025 16:15
Capture Bag: Teknologi Kantong Raksasa untuk Menangkap Asteroid
Inovasi teknologi luar angkasa Capture Bag.(Dok. CNN)

SEBUAH perusahaan teknologi luar angkasa asal California, Amerika Serikat, tengah mengembangkan perangkat unik bernama Capture Bag, kantong tiup raksasa yang dirancang untuk menangkap asteroid dan membersihkan sampah antariksa.

Inovasi ini menjadi langkah penting menuju misi penambangan asteroid, yang digadang-gadang sebagai industri bernilai tinggi di masa depan.

Apa Itu Capture Bag?

Capture Bag merupakan kantong bertekanan yang dibuat dari material khusus antariksa seperti kevlar dan aluminium. Perangkat ini dirancang kedap udara dan dapat mengembang untuk membungkus asteroid maupun serpihan orbit. Ukurannya bervariasi:

  • Versi mikro yang bisa dimasukkan ke dalam cangkir kopi
  • Model super jumbo yang mampu membungkus objek seukuran rumah

Teknologi ini tidak hanya ditujukan untuk menangkap batuan antariksa, tetapi juga sebagai solusi pembersihan orbit dari serpihan satelit dan sampah luar angkasa yang semakin menumpuk.

Visi TransAstra dalam Penambangan Asteroid

Pendiri TransAstra, Joel Sercel, menjelaskan bahwa penambangan asteroid adalah pekerjaan berisiko tinggi. Ada empat tantangan utama:

Menemukan asteroid yang tepat

  • Menangkap asteroid tersebut
  • Memindahkannya ke lokasi aman
  • Memproses mineral yang terkandung di dalamnya

Menurut Sercel, TransAstra telah menyiapkan teknologi yang mampu menyelesaikan seluruh tahap tersebut. Perusahaan ini sudah mengantongi sekitar 21 paten, serta mendapatkan pendanaan dari NASA dan berbagai investor swasta.

Hingga kini, TransAstra berhasil mengumpulkan US$12 juta dari investor dan US$15 juta dari kontrak dan hibah, termasuk dari NASA serta US Space Force.

Sercel juga menyebut bahwa mereka telah mengidentifikasi ratusan asteroid berorbit mirip Bumi yang melintas dekat Matahari. Salah satu dari asteroid tersebut menjadi target penangkapan pada tahun 2028.

Cara Kerja Capture Bag

Teknologi ini bekerja dengan prinsip sederhana namun canggih:

  1. Capture Bag dipasang pada wahana antariksa yang mendekati target.
  2. Kantong dilepas dan mengembang otomatis, membungkus asteroid atau objek sasaran.
  3. Ukurannya dapat mencapai varian super besar yang dirancang untuk asteroid hingga 10.000 ton, seukuran bangunan kecil.

Pada awal Oktober, TransAstra telah melakukan uji coba awal di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menggunakan prototipe berdiameter sekitar satu meter. Pengembangan prototipe tersebut hanya memakan waktu tujuh bulan dari konsep hingga pengujian.

Pengembangan Versi Baru dan Aplikasi Masa Depan

Saat ini TransAstra tengah menggarap Capture Bag berdiameter 10 meter, proyek bernilai US$5 juta dengan pendanaan setengahnya berasal dari NASA. Desainnya ditargetkan selesai dalam waktu lebih dari satu tahun sebelum diuji langsung di luar angkasa.

Meski pada akhirnya akan digunakan untuk menangkap asteroid, versi baru ini akan lebih dulu diterjunkan dalam misi pembersihan sampah antariksa, menandai peran ganda Capture Bag dalam eksplorasi sekaligus konservasi ruang angkasa. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya