Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SAINS adalah dunia yang dipenuhi dengan keajaiban, dan penemuan luar biasa, yang terus menantang pemahaman manusia tentang realitas dan menjadikan hal yang tampak mustahil menjadi mungkin.
Dalam kondisi tertentu, air dapat mencapai titik “triple point”, yaitu keadaan di mana ia bisa berbentuk padat, cair, dan gas secara bersamaan di bawah tekanan serta suhu yang tepat.
Astronot melaporkan bahwa pakaian mereka setelah keluar dari luar angkasa berbau seperti logam terbakar. Ilmuwan menduga aroma itu muncul dari reaksi partikel berenergi tinggi dengan logam pesawat.
Pisang mengandung kalium, dan sebagian kecil di antaranya bersifat radioaktif. Namun, jumlahnya terlalu kecil untuk menimbulkan bahaya bagi tubuh.
Para ilmuwan menemukan eksoplanet dengan kadar karbon tinggi bernama 55 Cancri e. Tekanan ekstrem di sana diyakini mengubah karbon menjadi berlian padat.
Unsur seperti karbon, oksigen, dan besi dalam tubuh manusia terbentuk dari ledakan bintang jutaan tahun lalu.
Hiu hidup sekitar 400 juta tahun yang lalu, sedangkan pohon baru muncul 50 juta tahun kemudian.
Tubuh menghasilkan cahaya sangat redup akibat reaksi kimia di dalam sel, meski tidak dapat dilihat mata manusia.
Triliunan mikroorganisme hidup di dalam tubuh manusia, terutama di usus, dan jumlahnya melampaui sel tubuh sendiri.
Materi bintang neutron sangat padat. Satu sendok kecil materinya di Bumi bisa memiliki massa sekitar 6 miliar ton.
Melalui jaringan jamur mikoriza, pohon saling mengirim sinyal kimia dan berbagi nutrisi untuk menjaga ekosistem hutan.
Suhu petir bisa mencapai 30.000 Kelvin, lima kali lebih panas dibandingkan permukaan Matahari.
Otak manusia memproduksi sekitar 20 watt energi, cukup untuk menyalakan lampu berdaya rendah.
Meskipun tertutup es, curah hujan di Antartika sangat sedikit, kurang dari 200 milimeter per tahun.
Kepadatan Saturnus lebih rendah daripada air sehingga jika ada bak raksasa, planet ini bisa mengapung.
Manusia mampu hidup dengan satu ginjal atau satu paru karena tubuh memiliki sistem kompensasi luar biasa.
Sains menunjukkan betapa luar biasa dan kompleksnya alam semesta. Semuanya menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu dan imajinasi manusia tidak pernah berhenti berkembang.
Sumber: Science News Today
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved