Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK orang mendengar istilah cloud computing namun belum benar-benar memahami konsep dasarnya. Secara sederhana, cloud computing adalah model penyampaian layanan komputasi, seperti server, penyimpanan, database, jaringan, perangkat lunak, hingga analitik, melalui internet (komputasi awan).
Alih-alih membeli dan mengelola infrastruktur fisik sendiri, pengguna “menyewa” sumber daya dari penyedia layanan cloud dan membayar sesuai penggunaan. Model ini membuat bisnis lebih lincah, skalabel, dan hemat biaya.
Sebelum ada cloud, perusahaan harus membeli server, menyiapkan data center, dan memelihara semuanya,proses yang makan waktu dan mahal. Dengan cloud, organisasi bisa meluncurkan aplikasi dalam hitungan menit, memperbesar kapasitas saat traffic meningkat, lalu menurunkannya kembali saat sepi. Skema elastis inilah yang menurunkan total biaya kepemilikan sekaligus mempercepat inovasi.
Untuk memahami layanan cloud, bayangkan tiga lapisan utama: IaaS PaaS SaaS.
Ketiganya menjawab kebutuhan yang berbeda, dan banyak organisasi memakai kombinasi IaaS, PaaS, dan SaaS sekaligus.
Salah satu daya tarik cloud adalah model biaya cloud berbasis “pay-as-you-go”. Anda hanya membayar sumber daya yang benar-benar dipakai, sehingga cocok untuk beban kerja yang fluktuatif. Ada pula opsi harga seperti reserved instance atau saving plans bagi penggunaan jangka panjang. Selain itu, Anda mengurangi biaya modal (CapEx) untuk server, ruangan, pendingin, dan listrik, menggantinya dengan biaya operasional (OpEx) yang lebih terukur.
Banyak yang bertanya soal keamanan cloud. Penyedia besar berinvestasi pada keamanan fisik dan logis, enkripsi, kontrol akses, dan kepatuhan standar. Namun keamanan bersifat tanggung jawab bersama: penyedia mengamankan infrastruktur, Anda mengamankan konfigurasi, identitas, dan data. Praktik terbaik meliputi autentikasi multi-faktor, prinsip least privilege, segmentasi jaringan, enkripsi data at-rest dan in-transit, serta pemantauan berkelanjutan.
Multi-AZ/Region: Menyebar beban kerja ke beberapa zona/region untuk ketersediaan tinggi.
Jika Anda bertanya apa itu cloud computing, jawabannya adalah fondasi modern bagi inovasi digital. Dengan memahami perbedaan IaaS, PaaS, SaaS, merancang keamanan yang matang, serta strategi migrasi ke cloud yang bertahap, organisasi dari skala kecil hingga besar bisa meraih kinerja, skalabilitas, dan efisiensi biaya, sekaligus tetap lincah menghadapi perubahan pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved