Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia bisnis modern yang dinamis, perangkat kerja dengan performa tinggi, desain solid serta durabilitas tinggi menjadi sebuah kebutuhan. ASUS Indonesia menjawab tantangan ini dengan menghadirkan ExpertBook P Series, lini laptop bisnis terbaru yang menggabungkan durabilitas kelas militer, kinerja berbasis AI mutakhir, dan perlindungan data tingkat enterprise.
Director Commercial ASUS Indonesia, Yulianto Hasan, menyebutkan bahwa ExpertBook P Series milik Asus telah memenuhi standar militer yang sudah lulus ujian 24 Test US Military Grade MIL-STD-810H dan lulus uji internal ASUS QTR hingga dengan 157 Tests, dirancang untuk bertahan dari tantangan ekstrem di lapangan, mulai dari benturan, guncangan, tekanan berat, hingga tumpahan air hingga 66cc.
“Kami memahami bahwa pasar Indonesia membutuhkan perangkat bisnis yang tidak hanya kuat, tetapi juga mampu menjawab tantangan transformasi digital. ExpertBook P Series adalah jawaban kami untuk memenuhi kebutuhan produktivitas tinggi dengan dukungan teknologi AI terkini dan layanan purna jual terbaik," kata Yulianto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (30/4).
Dia menambahkan, kehadiran ExpertBook bertujuan agar setiap profesional di Indonesia merasa percaya diri menatap masa depan digital dengan dukungan perangkat yang andal seperti ExpertBook P Series. Berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Yulianto pun membuktikan ketahanan ExpertBook P Series. Perangkat berbahan full-aluminum chassis (pada model P5) dan berat 1,27 kg, serta penambahan konstruksi pelat logam pada area port dan konektor itu diujicoba dengan dijatuhkan dari ketinggian 120cm (rata-rata tinggi meja) ke permukaan, hasilnya ExpertBook P Series tetap berfungsi normal.
Selain itu, Yulianto pun menjajal durabilitas ExpertBook P Series dengan diinjak secara langsung dalam keadaan menyala, perangkat pun tetap dalam kondisi baik, tidak ada lecet ataupun rusak. "ExpertBook P Series dilengkapi lapisan pelindung panel layar ultra-kuat yang mampu menahan beban hingga 28 kg dan bahkan tetap kokoh saat mendapat tekanan ekstrem hingga 85 kg, seperti tertindih saat di dalam tas kerja atau bagasi," kata Yulianto.
Di balik desainnya yang tahan banting, ExpertBook P5 Series ditenagai Intel Core Ultra 7 (Series 2) yang dilengkapi tiga mesin AI terintegrasi (CPU, GPU, dan NPU), menghasilkan performa komputasi keseluruhan hingga 115 TOPS, termasuk 47 TOPS NPU. Dengan dukungan hingga 32GB LPDDR5X RAM dan Dual M2 NVMe Gen4 SSD (hingga 2TB) yang mendukung konfigurasi RAID 0 & RAID 1, serta daya tahan baterai hingga 20 jam, ExpertBook P5 siap mendukung aktivitas bisnis intensif sepanjang hari.
Sementara untuk model P1, hadir dengan Intel Core i5/i7 H-series 13th Gen, yang dikombinasikan dengan Dual slot memory hingga 64GB DDR5, dan Dual M2 PCIe 4.0 SSD. Konfigurasi yang sangat luar biasa untuk sebuah laptop business, yang tak akan ditemukan pada merek lain, bahkan di level yang lebih premium.
"Kami merancang ASUS ExpertBook P Series dengan memahami bahwa pelaku bisnis di Indonesia membutuhkan perangkat yang tidak hanya tahan lama, tetapi juga mampu mengikuti percepatan konektivitas digital. Dengan dukungan performa AI terintegrasi, ExpertBook P Series membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan mobilitas profesional di berbagai sektor industri," tukasnya. (Rif/M-3)
Dok. Rifaldi Putra
Laptop Asus ExpertBook PM3 menghadirkan responsivitas luar biasa untuk multitasking bisnis harian.
SUS ROG Cetra Open Wireless adalah open-ear earbuds gaming dengan koneksi 2.4GHz SpeedNova & Bluetooth, mic AI noise canceling, IPX5, dan baterai tahan lama.
Pemicu utama di balik ketidakstabilan harga ini adalah lonjakan permintaan besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur Kecerdasan Buatan (AI).
Dengan berat hanya sekitar 900 gram, laptop terbaru Asus ini akan jauh lebih ringan dibandingkan kompetitor utamanya di kelas ultrabook, seperti MacBook Air.
Laptop Asus ExpertBook PM3 menghadirkan responsivitas luar biasa untuk multitasking bisnis harian.
Perkembangan AI yang begitu cepat telah mengubah paradigma desain dan fungsi laptop.
Asus ProArt P16 Series, merupakan laptop AI generasi terbaru yang dirancang untuk menjawab kebutuhan para profesional kreatif, desainer, dan content creator modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved