Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Hukum Teknologi dari Iblam School of Law Dr Rahmat Dwi Putranto SH MH memberi masukan kepada pemerintah untuk menempatkan orang-orang berkompeten dan memiliki keahlian di bidang information technology (IT) dan cybersecurity.
"Ini diperlukan untuk mengatasi serangan siber baru-baru ini yakni pada server Pusat Data Nasional Sementara (PDNS). Orang-orang berkompeten ini penting mengisi jabatan strategis di lembaga/instansi di Indonesia dan bukan hanya dijadikan sebagai jabatan politis," kata Rahmat dalam keterangan tertulisnya.
Ia juga mengutuk keras perbuatan peretasan yang dilakukan pelaku terhadap server PDNS. "Pemerintah harus melacak keberadaan pelaku dan segera ditangkap untuk diadili, dan usut tuntas akar permasalahan penyebab serangan siber terhadap server PDNS," kata dia.
Baca juga : Edukasi Ancaman Siber Bantu Masyarakat Lebih Waspada
Selain itu, dia meminta pemerintah memulihkan data-data yang telah terenskripsi/terkunci oleh peretas dan memulihkan sistem yang mengganggu layanan publik pada sejumlah lembaga/instansi.
"Yang juga penting, pemerintah dalam hal ini Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), dan lembaga/instansi terkait, perlu memperkuat dan meningkatkan kualitas sistem cybersecurity yang dimiliki," pungkas Rahmat.
Seperti diketahui, pada 20 Juni lalu server PDNS di Surabaya, Jawa Timur, milik Kemenkominfo yang dikelola PT Telkom mengalami serangan siber.
Baca juga : Tips Aman dan Nyaman Bermedia Sosial dalam Malam Apresiasi Gambesi Kampoeng Inspiratif
Serangan siber ini berimplikasi melumpuhkan beberapa layanan publik, salah satunya layanan sistem keimigrasian oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala BSSN Hinsa Siburian menyatakan itu adalah serangan ransomware bernama brain cheaper. Berdasarkan hasil sampel forensik BSSN, ransomware tersebut merupakan pengembangan terbaru dari ransomware lockbit 3.0.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan serangan siber ransomware terhadap server PDNS berdampak pada 210 instansi pusat dan daerah di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Network dan IT Solutions Telkom Herlan Wirjanako menyampaikan peretas meminta tebusan sebesar US$8 juta atau setara Rp131 miliar kepada pemerintah jika ingin data di PDNS yang terenkripsi atau terkunci kembali dibuka. (H-2)
Perangkat elektronik modern wajib memiliki internet, AI, keamanan data, baterai awet, layar berkualitas, dan ekosistem terintegrasi.
Ksema adalah layanan key management berbasis hardware security module (HSM) dengan sertifikasi standar internasional.
Panduan keamanan siber untuk pemula: pahami ancaman umum, praktik kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor, VPN, phishing, dan tips melindungi data di perangkat serta cloud.
Nomor telepon pribadi PM Australia Anthony Albanese dan Donald Trump Jr bocor di situs berbasis AI.
Kazee memperkenalkan layanan KazeeAI, platform Agentic AI untuk otomatisasi analisis dan pengambilan keputusan strategis, dan Fastra, platform AI untuk pembuatan laporan.
Meski sudah mempunyai fitur keamanan, diperlukan solusi tambahan yang andal dalam mem-backup dan mereplikasi data perusahaan.
Pusat Pengembangan SDM Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar workshop Gamifikasi Media Pembelajaran bertema Cybersecurity menggunakan Roblox Studio.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan talenta digital nasional.
BISNIS perlindungan siber atau cybersecurity tumbuh menjanjikan di Tanah Air. Berbagai perusahaan swasta berlomba menawarkan fitur maksimal dalam bisnis ini.
Ilmu tentang keamanan dan audit sistem informasi juga diajarkan di program studi terkait teknologi informasi di Cyber University Indonesia
KEAMANAN data merupakan hal sangat penting agar bisnis dan operasional tetap berjalan lancar. Hal tersebut diwujudkan dengan memprioritaskan langkah-langkah perlindungan keamanan data.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved