Selasa 29 November 2022, 20:08 WIB

Awas Bahaya Kloning IMEI

Mediaindonesia.com | Teknologi
Awas Bahaya Kloning IMEI

Antara/Jessica Helena Wuysang.
Seorang petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Sintete wilayah kerja PLBN Terpadu Aruk.

 

ADA bahaya mengkloning atau menggandakan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI). Ini biasanya dilakukan agar perangkat seluler jalur ilegal tetap bisa tersambung ke sinyal seluler.

"Itu tindakan ilegal," kata Ketua Bidang IoT, AI, dan Big Data Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Teguh Prasetya di Jakarta, Selasa (29/11). Kloning nomor IMEI dilakukan supaya ponsel yang masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi bisa tersambung ke sinyal seluler. Berdasarkan aturan registrasi IMEI, ponsel dengan nomor IMEI yang tidak resmi untuk dipasarkan di Indonesia tidak bisa tersambung ke sinyal seluler alias terblokir. 

Selama dua tahun aturan registrasi IMEI berlaku, sejumlah pihak melakukan kloning IMEI atau membuka (unlock) IMEI untuk ponsel tidak resmi. Aktivitas tersebut, selain ilegal, juga menimbulkan kerugian bagi pengguna. Menurut Teguh, kedua perangkat, baik dengan nomor IMEI asli maupun IMEI hasil kloning, bisa terblokir.

Koordinator Fungsi Untuk Industri TIK dan Alat Profesional Perkantoran Kementerian Perindustrian Slamet Riyanto mengatakan nomor IMEI hasil kloning tidak bisa masuk ke sistem Centralized Equipment Identity Register (CEIR). Sistem CEIR berisi gabungan nomor IMEI yang terdaftar di Indonesia dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Keuangan, dan operator seluler.

Bisa atau tidak ponsel terhubung ke sinyal seluler berdasarkan aturan registrasi IMEI berhubungan erat nomor IMEI ponsel sudah terdaftar pada sistem CEIR atau belum. Sistem pada operator seluler akan mengecek nomor IMEI perangkat yang tersambung dengan kartu SIM sudah terdaftar di CEIR. Jika ya, operator menyambungkan ponsel ke sinyal seluler. Sebaliknya, jika tidak, ponsel tidak bisa tersambung ke sinyal seluler. 

Wakil Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan operator seluler berkomitmen aktivitas pengecekan nomor IMEI berlangsung sesuai aturan dan alat yang mereka gunakan untuk mematuhi standar keamanan. (Ant/OL-14)

Baca Juga

Dok. Daikin

Daikin Luncurkan AC Inverter dengan Desain Inovatif dan Fitur Penyejuk Udara Pintar

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 30 Mei 2023, 21:30 WIB
Dinamai Kiriu, AC inverter dari kategori cassette ini disiapkan bagi penggunaan pada bangunan komersial dan hunian dengan ruang...
Dok. Indosat Oreedo

Cara Registrasi Kartu Indosat Mudah, Pelanggan Baru dan Lama

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 30 Mei 2023, 21:13 WIB
Untuk menggunakan kartu Indosat, anda perlu melakukan registrasi sebelum digunakan pada...
MI/BUDI ERNANTO

Asus Resmi Hadirkan Zenbook S 13 OLED di Indonesia

👤Budi Ernanto 🕔Selasa 30 Mei 2023, 20:49 WIB
Zenbook S 13 OLED dikatakan sangat bertenaga karena menggunakan prosesor 13th Gen Intel Core i7-1355U bersertifikasi Intel...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya