Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Kemajuan informasi digital tidak hanya gencar dinikmati generasi milenial. Bahkan generasi x atau para orang tua juga antusias mencari tahu perkembangan digital. Apalagi ini merupakan hal baru bagi mereka. Pandemi Covid-19 mendorong semua aktivitas menjadi serba digital. Banyak aplikasi bermunculan, sehingga mau tidak mau harus digunakan untuk mempermuda pekerjaan.
“Bukan generasi milenial saja dituntut menggunakan. Para orangtua juga banyak sekali aplikasi yang diharuskan instansi atau lembaga sekolah untuk memberikan edukasi kepada anak,” ujar Pengurus RTIK Kabupaten Pasuruan, Riska Amelia di Trenggalek, Jawa Timur, pada Jumat (29/7)
.
Sekarang ini orangtua sering dibingungkan dengan apa yang harus diberikan kepada anak. Mereka bisa memberikan akses penggunaan gadget kepada anak, tapi juga dituntut lebih dulu menyiapkan diri sebagai pendamping.
Dosen Universitas Ibrahimy Situbondo, Ketua RTIK Situbondo, Shokhibul Mighfar, M. Pd.I menyebutkan, orangtua harus memberi pemahaman kepada anak bahwa dunia digital seperti mata pisau, ada yang baik dan tidak baik. Sehingga anak tahu konten-konten baik untuknya dan menjauhi konten-konten tidak layak dikonsumsi.
“Orangtua harus mampu menyediakan konten-konten, situs, atau link yang mengedukasi. Jangan sampai anak mencari-cari sendiri. Anak-anak itu suka coba-coba, selalu berusaha mencoba. Maka harus ditunjukkan konten yang cocok dan pas untuk anak,” ujar Shokhibul.
Selain mendampingi dan mengecek konten layak akses, orangtua perlu menunjukkan contoh perilaku cakap digital kepada anak. Sekarang ini, menurut dia, muncul istilah 1821. Artinya ayah, ibu, dan anak-anak berkumpul di ruang keluarga untuk berdiskusi dan sharing mulai pukul 18.00 hingga 21.00. Kegiatan ini harus dilakukan tanpa gadget. (OL-12)
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Rata-rata orang Amerika mengecek HP 140 kali sehari. Pakar kognitif sarankan teknik Deep Reading untuk lawan misinformasi dan stres akibat doomscrolling.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved