Jumat 03 Juni 2022, 18:11 WIB

Evermos Masuk Dua Daftar Prestisius, Forbes Asia dan Endeavor

mediaindonesia.com | Teknologi
Evermos Masuk Dua Daftar Prestisius, Forbes Asia dan Endeavor

Ist
Aplikasi Evermos menjadi one-stop solution untuk menjawab kebutuhan reseller

 

DI tengah isu "bubble burst" untuk dunia usaha rintisan/ startup di Indonesia, Evermos, social commerce asal Bandung, dengan diwakili empat Co-foundernya masuk ke dalam dua daftar prestisius global: 

Forbes 30 Under 30 Asia untuk Iqbal Muslimi(Chief of Sustainability) dan Andika Saputra (New Business Incubation) serta anggota Endeavor Entrepreneur untuk Ghufron Mustaqim (CEO) dan Arip Tirta (President).

Kedua penobatan ini dilakukan melalui proses seleksi yang sangat ketat, dengan rasio penerimaan sekitar 7% dan 3% secara berurutan, serta tahapan panjang dari tingkat lokal hingga internasional terhadap ribuan kandidat.

Hasil seleksi kemudian disiarkan secara daring pada akhir Mei 2022.

Forbes 30 Under 30 Asia

Majalah Bisnis Forbes, yang menerbitkan daftar 30 Under 30 Asia setiap tahunnya, kali ini menobatkan 300 tokoh wiraswasta muda dan disruptor yang dianggap paling berpengaruh dari 10 kategori industri yang berbeda.

Evermos berhasil masuk ke dalam kategori Retail & Ecommerce. 

Dilansir dari artikel Forbes yang bertajuk "Meet The Forbes Under 30 Asia Class Of 2022", para tokoh dari startup terpilih setelah evaluasi mendalam terhadap bagaimana startup tersebut beradaptasi dengan pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak ketidakpastian dalam rantai pasok.

Evermos terpilih karena dinilai dapat berinovasi secara bisnis dan mempertahankan komitmen dampak sosial di tengah kondisi pandemi. 

Dalam keterangan pers, Jumat (3/6), Iqbal Muslimin, Co-Founder dan Chief of Sustainability Evermos mengungkapkan, "Dengan semangat ekonomi gotong royong, Evermos lahir dari impian untuk membantu para pelaku usaha kecil dan menengah untuk dapat bersaing dengan perusahaan skala besar yang sudah lebih well established."

"Dengan berfokus pada solusi untuk dapat menjawab tantangan tersebut, kini Evermos berhasil tumbuh sekaligus mempertahankan komitmen sosial meski di tengah pandemi," jelasnya.

"Penobatan ini dipersembahkan untuk seluruh ekosistem kami; tim internal dan seluruh pemangku kepentingan di antaranya reseller, UMKM, konsumen, serta mitra lainnya," jelas Iqbal.

Pada kesempatan lain, salah satu reseller Evermos dari Bandung, Tri Murtiarti menguatkan prestasi Evermos dalam menghadirkan ekosistem yang suportif untuk para reseller,

 "Saya memilih menjadi reseller di Evermos karena aplikasinya sangat memudahkan kita berjualan, barang-barangnya berkualitas dan tidak ada tipu-tipu saat barang datang ke konsumen, yang tidak kalah penting ya sistem penjualannya sesuai syariah, jadi gak ada salah satu pihak yang sangat dirugikan atau diuntungkan," paparnya.

Evermos juga berhasil terpilih menjadi bagian dari Endeavor Entrepreneur, yang merupakan komunitas global dengan misi membangun ekosistem wiraswasta yang unggul dan berkembang di seluruh dunia.

Para wirausahawan ini merupakan yang paling berdampak dan menginspirasi karena memiliki impian yang besar, berhasil tumbuh lebih cepat, dan berkomitmen terhadap kebaikan yang berlanjut (pay it forward) yang kini jumlahnya mencapai lebih dari 2.300 bisnis.

Stefy Santoso, Entrepreneur Selection and Growth Manager Endeavor Indonesia menyatakan, "Ghufron dan Arip dari Evermos akan menjadi tambahan yang baik di jaringan wiraswasta kami. Mereka dapat membawa bisnis Evermos dengan jelas dan kompak satu sama lainnya."

"Sebagai social commerce berbasis reseller terbesar di Indonesia, Evermos fokus memberdayakan para reseller menjadi wiraswasta mikro serta mendukung brand lokal berkembang," ucap Stefy

Para panelis seleksi internasional Endeavor menilai Evermos telah mencapai titik infleksi dan mampu untuk tumbuh cepat, tumbuh hingga 10 kali lipat.

Co-Founder dan Presiden Evermos, Arip Tirtmenambahkan, "Seiring dengan ketidakpastian yang hadir di hampir setiap aspek kehidupan dan pekerjaan kita, kemampuan untuk rethink dan unlearn menjadi sangat penting."

"Endeavor memiliki jaringan mentor handal dari seluruh dunia yang dapat memandu kami ke jalan yang benar dan memberikan kami saran serta sumber daya yang kami butuhkan untuk membawa Evermos ke tingkat selanjutnya," jelasnya.

"Sebuah komunitas berdampak, tempat kami dapat belajar dan memberi di saat yang sama, membuka banyak peluang bagi kami untuk menjadi lebih baik," jelas Arip.

Kemampuan untuk beradaptasi merupakan satu dari banyak faktor penting untuk startup dapat tumbuh cepat, seperti kutipan terkenal oleh penulis Alvin Toffler,

"Buta huruf abad ke-21 bukanlah mereka yang tidak bisa membaca dan menulis, tetapi mereka yang tidak mampu untuk learnunlearn, dan relearn," ujar Arip. (RO/OL-09)

Baca Juga

dok.Ist

Infrastruktur TIK dan Sistem ERP Kelola Limbah Lebih Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 21:36 WIB
INFRASTRUKTUR Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terintegrasi dan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) pengolahan limbah oleh PT...
AFP/Mario Tama

TikTok, Fenomena Baru Meraup Cuan di Media Sosial

👤Imam Fachdrian Rachmat 🕔Selasa 31 Januari 2023, 19:50 WIB
Aplikasi media sosial buatan Bytedance yang berasal dari Tiongkok ini berhasil merebut pangsa pasar pengguna di...
Dok. Mekari Sign

Mekari Sign Meluncurkan Tanda Tangan Elektronik dan e-Meterai Resmi 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 19:32 WIB
Tanda tangan elektronik yang tersedia melalui Mekari Sign sudah tersertifikasi elektronik yang berinduk ke KOMINFO, sehingga sudah sah dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya