Jumat 01 April 2022, 17:09 WIB

Aplikasi Pintu Tekankan Pentingnya Edukasi Mengenai NFT, Kripto, dan Metaverse

mediaindonesia.com | Teknologi
Aplikasi Pintu Tekankan Pentingnya Edukasi Mengenai NFT, Kripto, dan Metaverse

Ist
Timothius Martin, Chief Marketing Officer Pintu memberi pemaparan dalam Selular Congress 2022.

 

INDUSTRI digital kian tumbuh pesat, terlebih kehadiran teknologi blockchain dan cryptocurrency yang mampu memberikan perubahan baru dari sisi teknologi hingga investasi.

Adapun dari teknologi tersebut lahir lah yang dinamakan NFT (Non-fungible token) hingga Metaverse.

Perkembangan yang pesat tersebut dibahas secara mendalam pada gelaran kegiatan Selular Congress 2022 bertemakan Winning in Digital Ecosystem, dengan sub-tema “NFT, Kripto, dan Metaverse: The Next Big Things?”.

Kegiatan tersebut dihadiri Chief Marketing Officer Pintu Timothius Martin, Direktur Utama Smartfren Merza Fachys, Chief Technology Officer Populix Jonathan Benhi, dan Ekonom Indef Nailul Huda.

Saat memaparkan presentasinya, Jumat (1/4), Timothius Martin, Chief Marketing Officer Pintu mengungkapkan,“Indonesia saat ini masih dalam tahap discovery atau pada stage paling awal sekali untuk adopsi kripto, NFT, maupun Metaverse."

Baca juga: Raih Cuan dari Media Sosial Sebagai Influencer, Begini Cerita Diego Christian

"Untuk itu diperlukan edukasi yang lebih komprehensif agar masyarakat lebih memahami kegunaan teknologi tersebut serta dapat terhindar dari project-project tidak bertanggung jawab," jelasnya.

"Apalagi kita bisa lihat sekarang investor aset crypto di Indonesia berada pada tipping point mendekati mass adoption, di mana jumlahnya sudah jauh melewati investor pasar modal," ucap Timo.

"Hanya dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini, investasi pada aset crypto sangat populer dan digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal ini membuktikan sambutan positif masyarakat terhadap instrumen investasi aset crypto yang masih tergolong baru,” tuturnya.

Pada sesi yang sama Populix membagikan hasil surveinya terhadap 1000 responden untuk mengetahui investasi yang paling populer di Indonesia.

Dari survei tersebut dinyatakan bahwa terdapat top 5 investasi yang populer di Indonesia yaitu, emas, saham, reksa dana, cryptocurrency, dan properti.

Selain itu, disebutkan beberapa alasan pilihan aplikasi untuk masyarakat berinvestasi kripto di antaranya, kesederhanaan desain, aplikasi mudah digunakan, monitor harga secara real time, investasi dengan modal kecil, keamanan, transparansi, dan terdapatnya call center.

“Aplikasi Pintu sendiri baru berdiri dua tahun sejak awal pandemi dan kami melihat memang minat investasi terhadap aset kripto sangat besar," jelasnya.

"Untuk itu kami hadir memberikan solusi dengan menghadirkan aplikasi yang sangat mudah digunakan dengan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan, seperti user interface yang ramah, fitur dollar cost averaging (DCA) dan bisa berinvestasi mulai dari Rp11.000," ujar Timo.

Selain itu dari tingkat keamanan kami telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) serta bekerja sama dengan kustodian ternama, seperti Coinbase, lalu Pintu juga mengasuransikan aset guna meminimalkan risiko penyalahgunaan yang tidak diinginkan.

"Tapi tentunya teknologi tetap harus diimbangi dengan proteksi, dalam hal ini kami mengapresiasi dalam hal regulasi yang dibuat oleh pemerintah yaitu Kementerian Perdagangan melalui Bappebti," katanya.

"Kita patut bangga karena Indonesia merupakan salah satu negara yang paling maju di Asia dalam mengatur pemain aset crypto di Indonesia, salah satunya melalui pembentukan bursa.” ujar Timo.

Pemerintah melalui Bappebti tengah menyiapkan pembentukan bursa kripto di Indonesia. Bursa ini diprediksi hadir pada tahun 2022. Jika rencana ini terealisasi, bursa kripto ini akan menjadi yang pertama di dunia.

“Pintu mendukung kebijakan dari regulator yang dapat melindungi customer tanpa menghambat inovasi. Untuk itu kami melihat dibutuhkan kolaborasi nyata antara pemain di industri dan juga regulator," katanya.

"Aset kripto, NFT, dan Metaverse, dan segala teknologi blockchain lainnya tidak dapat dibendung lagi kehadirannya. Maka yang paling utama kami lakukan adalah memberikan edukasi bagi seluruh masyarakat sebelum memulai berinvestasi.” tutup Timo. (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Aplikasi Mobile Telah Jadi Andalan Kimia Farma Apotek

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 13:30 WIB
Kimia Farma Mobile ini menjadi ujung tombak bagi Kimia Farma Apotek untuk lebih dekat dengan para konsumennya yang selama ini melakukan...
dok.tangkapan layar

Survei: Pengetahuan Masyarakat tentang Siaran TV Digital Meningkat

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 07 Juli 2022, 11:27 WIB
HASIL survei Multi Utama Risetindo dan Litbang Kompas menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai siaran TV digital menjelang ASO...
computer.org

Lindungi Data Pribadi, Jangan Berlebihan Berbagi Informasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 11:18 WIB
Hati-hati menggunakan mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan, dan media sosial, serta aplikasi dompet digital, marketplace, dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya