Rabu 14 April 2021, 23:48 WIB

Tokopedia Masuk Daftar Deloitte Technology Fast 500

Ghani Nurcahyadi | Teknologi
Tokopedia Masuk Daftar Deloitte Technology Fast 500

Dok. Tokopedia
Aplikasi Tokopedia

 

PLATFORM e-commerce, Tokopedia masuk dalam daftar Deloitte Technology Fast 500 Asia Pacific 2020 dengan menduduki peringkat 94 dari 500 perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik. Tokopedia pun menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar tahun ini.

Peringkat ini didasarkan pada persentase pertumbuhan pendapatan selama tiga tahun. Tokopedia tumbuh 608% selama periode ini. Secara keseluruhan, perusahaan yang mendapat peringkat dalam Deloitte Technology Fast 500 Asia Pacific 2020 memiliki tingkat pertumbuhan rata-rata 551%.

COO Tokopedia Melissa Siska Jumita mengatakan, implementasi 3 DNA Tokopedia, yaitu Focus on Consumer, Growth Mindset, dan Make it Happen & Make it Better, berkontribusi dalam pertumbuhan pendapatan Tokopedia yang meningkat hingga 608% selama tiga tahun terakhir.

"Merupakan suatu kehormatan untuk masuk sebagai perusahaan teknologi Indonesia pertama di Deloitte Technology Fast 500 Asia Pasifik 2020. Ke depannya, kami akan terus menjadi perusahaan teknologi yang memungkinkan masyarakat Indonesia untuk memulai dan menemukan apa pun, sejalan dengan misi perusahaan kami untuk mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia," tambah Melissa.

Tokopedia baru-baru ini juga melaporkan pertumbuhan jumlah penjual di platformnya dari 7,2 juta sebelum pandemi pada Januari 2020 menjadi lebih dari 10 juta penjual saat ini. Selain itu, Tokopedia juga mengalami pertumbuhan jumlah pengguna aktif bulanan, dari lebih dari 90 juta sebelum pandemi pada Januari 2020 menjadi lebih dari 100 juta saat ini.

"Mendapat peringkat di Deloitte Technology Fast 500 merupakan pencapaian yang sangat hebat, terutama karena perusahaan teknologi saat ini berkembang pesat dalam lingkungan yang sangat kompetitif dan terus berubah. Kami sangat mengapresiasi Tokopedia karena menjadi perusahaan Indonesia dengan peringkat teratas di daftar ini," kata Mike Horne, Asia Pacific Deloitte Private Leader. 

Daftar Technology Fast 500 disusun dari program Deloitte Asia Pacific Technology Fast 50, nominasi diserahkan langsung ke Technology Fast 500, dan penelitian database perusahaan publik. Untuk memenuhi syarat Technology Fast 500, peserta harus memiliki pendapatan operasional tahunan minimal US $50.000. 

Peserta juga harus merupakan perusahaan publik atau swasta yang berkantor pusat di Asia Pasifik dan harus merupakan perusahaan teknologi, yang didefinisikan sebagai perusahaan yang mengembangkan atau memiliki teknologi kepemilikan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan operasional perusahaan; atau membuat produk yang berhubungan dengan teknologi; atau memiliki fokus dalam penelitian dan pengembangan teknologi. Menggunakan teknologi perusahaan lain tidak memenuhi syarat. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/Dok Snapchat

Ada Lensa Squid Game Lho di Snapchat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 05:00 WIB
Menggunakan Snap Lens Studio, content creator Don Allen membuat Lensa Squid Game, untuk mengubah Snapchatters menjadi The Guard, salah satu...
MI/Franssico Caorlio Hutama Gani

Begini Cara OVO Melindungi Data Pribadi Penggunanya 

👤Ihfa Firdausya 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:16 WIB
Setiap aplikasi OVO dilengkapi dengan fitur security code dan 2-step verification setiap kali pengguna akan masuk ke aplikasi...
Ist

MMA Indonesia SMARTIES 2021 Siap Pilih Para Finalis dari 400 Peserta 

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 16:41 WIB
Pemenang MMA Indonesia SMARTIES Awards 2021 akan diumumkan pada acara penghargaan virtual yang akan diadakan pada 12 November 2021...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya