Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Twitter akan Peringatkan Cicitan Negatif

Antara
06/5/2020 09:30
Twitter akan Peringatkan Cicitan Negatif
Seseorang memegang ponsel yang memperlihatkan logo Twitter(AFP/LOIC VENANCE )

TWITTER sedang menguji coba mengirimkan pemberitahuan ketika pengguna membalas sebuah cicitan dengan bahasa yang menyinggung atau menyaktikan.

Pengguna akan mendapatkan pemberitahuan jika kata-kata yang mereka gunakan mirip dengan unggahan yang pernah dilaporkan. Twitter kemudian akan menanyakan apakan pengguna ingin mengubah kalimat atau tidak.

"Kami mendorong orang-orang untuk memikirkan ulang sikap mereka, memikirkan ulang bahasa mereka sebelum mengunggah karena mereka sering berada di waktu-waktu yang memanas, mereka mungkin mengatakan sesuatu yang akan mereka sesali," kata kepala kebijakan global Twitter untuk
kepercayaan dan keamanan, Sunita Saligram.

Baca juga: Google Drive Tambah Perlindungan FaceID dan TouchID

Kebijakan di Twitter meminta pengguna tidak menyerang orang lain dengan konten yang menghina, rasisme, seksisme, atau merendahkan.

Pengguna mikroblog tersebut juga bisa melaporkan atau mem-flagging konten yang melanggar aturan.

Percobaan ini akan berlangsung selama dua pekan secara global, namun, hanya untuk cicitan berbahasa Inggris.

Twitter, berdasarkan laporan transparansi, menindak sekitar 396.000 akun yang melanggar kebijakan mereka, serta lebih dari 584.000 akun yang
melanggar aturan tentang ujaran kebencian pada periode Januari-Juni 2019. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya