Rabu 12 Februari 2020, 20:17 WIB

Produksi Perangkat Samsung tidak Terpengaruh Virus Korona

Retno Hemawati | Teknologi
Produksi Perangkat Samsung tidak Terpengaruh Virus Korona

AFP/Josh Edelson
Ponsel Samsung Galaxy Z Flip.

SAMSUNG Electronics Indonesia mengatakan bahwa produksi perangkat Samsung untuk pasar Indonesia tidak terpengaruh wabah virus corona. “Kami sudah antisipasi, kami sudah siapkan semuanya, dan kami sudah siapkan untuk persiapan barang Galaxy S20 Series. Jadi, kami jaga stok tersebut,” ujar Samsung Mobile Product Manager Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus Wijaya, dalam temu media di Jakarta, Rabu (12/2).

Verry menolak menyebut komponen apa saja yang diproduksi di pabrik Samsung di Tiongkok. Namun, dia mengatakan bahwa prapemesanan untuk perangkat Galaxy terbarunya, yaitu Galaxy S20, Galaxy S20+, Galaxy S20 dan Galaxy Z Flip dipastikan aman. “Jadi, untuk perangkat S20, S20 Plus dan S20 Ultra tidak ada masalah, jadi tidak perlu khawatir virus sana-sini, kita fokus ke pre-order,” kata Verry.

Lebih lanjut, ketika ditanya soal ketersediaan perangkat untuk seri lain, Verry menegaskan bahwa virus korona tidak memengaruhi stok untuk jenis lain dari merek ponsel itu. “Balik lagi, kami untuk mengenai stok aman, dan kami sudah perhitungkan untuk stok di 2020 ini,” ujar dia.

Sementara itu, Lembaga riset pasar TrendForce, Senin (10/2), memperkirakan produksi ponsel pintar global pada kuartal pertama akan turun 12 persen menjadi 275 juta unit karena wabah virus korona di Tiongkok.

Tertundanya pengoperasian kembali pabrik dan ketidakpastian jumlah karyawan yang kembali bekerja diperkirakan akan menyebabkan pengiriman komponen kunci tertunda, sehingga memengaruhi produksi ponsel pintar.

Di antara enam vendor smartphone teratas, Samsung, yang berada di posisi pertama, diperkirakan memproduksi 71,5 juta smartphone pada kuartal pertama, turun 3 persen dari perkiraan awal.

Namun, Samsung diproyeksikan merasakan lebih sedikit dampak dari wabah virus korona dibandingkan produsen lain karena basis produksi utama perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu berada di Vietnam. (Reuters/Ant/OL-12)

Baca Juga

Ilustrasi

Penguatan Layanan Data Center Berbasis Inovasi Jadi Fokus NTT

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:43 WIB
Ekonomi digital saat ini telah berkembang pesat dan NTT akan terus menawarkan strategi berbeda yang berakar pada...
Dok. Pribadi

7 Punggawa Startup Ini Punya Potensi Kembangkan Ekonomi Digital RI

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 20:44 WIB
Hampir 70% dari startup yang berdiri dibangun atau perintis anak muda berusia 25 hingga 38...
dok.ist

Teknologi Blockchain Mampu Selusuri Perjalanan Kopi

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 19:33 WIB
BEKERJASAMA dengan perusahaan blockchain asal Jepang, konsumen Noka kini dapat mengetahui dan lebih mengapresiasi perjalanan kopi dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya