Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

BlackBerry Hadirkan Platform Pengiriman Pesan BBMe

Mediaindonesia.com
18/4/2019 12:50
BlackBerry Hadirkan Platform Pengiriman Pesan BBMe
Logo BlackBerry ditampilkan di Mobile World Congress( Josep LAGO / AFP)

BLACKBERRY Limited (NSYE:BB; TSX: BB) hari ini mengumumkan bahwa sebagai langkah atas keputusan Emtek untuk mengakhiri layanan BBM consumer per 31 Mei 2019, pihaknya akan memberikan layanan BBM enterprise (BBMe), sebuah platform pengiriman pesan terenkrispsi end to end muktahir untuk keperluan percakapan pribadi para pelanggan.

Keputusan ini diambil untuk menghormati para pengguna setia BBM dan bukan sebuah tanggung jawab yang bersifat kontrak. Langkah ini juga tidak akan mempengaruhi laporan keuangan ataupun strategi perangkat lunak perusahaan.

"Meskipun kami menghormati keputusan Emtek, kami sangat menyayangkan karena platform tidak berjalan dan berkembang seperti yang kami harapkan," ujar Mark Wilson, Chief Marketing Officer BlackBerry, dalam keterangannya, Kamis (18/4).

"Setelah melalui banyak pertimbangan, kami memutuskan bahwa pengguna setia BBM harus tetap memiliki platform pengiriman pesanan yang aman dan dapat dipercaya," sambungnya.

Mulai hari ini, pengguna dapat mengunduh BBMe dari Google Play Store di Android.

Aplikasi ini akan segera hadir di Apple App Store. BBMe akan tersedia secara gratis untuk satu tahun pertama. Setelah tahun pertama, pengguna akan dikenakan biaya berlangganan selama 6 bulan sebesar US$2,49.

Selama 35 tahun, BlackBerry telah menyediakan platform yang aman bagi masyarakat untuk saling berkomunikasi.

Pada 2016, perusahaan memberikan lisensi BBM consumer kepada Emtek sebagai bagian dari transisi perusahaan untuk menjadi perusahaan perangkat lunak keamanan yang bernilai miliaran dolar AS dan menyediakan teknologi untuk perusahaan publik dan swasta terbesar di seluruh dunia serta teknologi yang tertanam dalam drone, pesawat, mesin MRI, peralatan industri, dan lebih dari 120 juta kendaraan yang beroperasi di jalan saat ini.

BBMe merupakan sebuah platform pengiriman pesan yang aman dan melindungi privasi Anda. BlackBerry tidak memonetisasi data sehingga layanan tidak akan meminta nomor telepon, menyarankan kontak ke pengguna, dan juga tidak melacak lokasi pengguna ataupun mengetahui konten yang dikirimkan kepada pengguna lainnya.

Layanan ini hanya memerlukan alamat email untuk mendaftar, tidak seperti aplikasi lain.


Baca juga: Aplikasi Ajaib Berikan Bonus Investasi Gratis Hingga Rp1 Juta


BBMe dapat diunduh pada perangkat apa pun yang menggunakan sistem operasi Android, iOS, Windows, atau MAC. Pengirim dan penerima masing-masing memiliki enkripsi publik atau pribadi dan signing key (kata kunci) yang unik.

Kata kunci ini akan diproduksi oleh pustaka kriptografi bersertifikasi FIPS 140-2 pada perangkat yang digunakan oleh pengguna dan kata kunci ini tidak dikontrol oleh BlackBerry. Setiap pesan menggunakan kata kunci simetris yang baru untuk mengenkripsi pesan.

Selain itu, enkripsi TLS antara perangkat dan infrastruktur BlackBerry dapat melindungi pesan BBMe dari penyadapan atau manipulasi.

Dari perspektif fitur, pengguna BBMe dapat melakukan percakapan grup, panggilan suara dan video, serta menyunting, menarik kembali, atau mengatur waktu kedaluwarsa suatu pesan.

Mereka juga akan tahu kapan pesan diterima dan dibaca, dan memiliki kemampuan untuk berbagi file, catatan suara, dan lokasi mereka.

BBMe untuk penggunaan individu dapat digunakan pada lima perangkat yang berbeda secara bersamaan.

BlackBerry Limited (NYSE: BB; TSX: BB) adalah perusahaan perangkat lunak dan layanan keamanan terpercaya yang menyediakan teknologi yang dibutuhkan perusahaan dan pemerintah untuk mengamankan Internet of Things.

Berbasis di Waterloo, Ontario, perusahaan ini tak tergoyahkan dalam komitmennya terhadap keselamatan, keamanan siber dan privasi data, dan memimpin di bidang-bidang utama seperti kecerdasan buatan, keamanan dan manajemen endpoint, enkripsi dan sistem tertanam. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya