Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Samsung Galaxy S9 dan S9+ Bidik Generasi Masa Kini

Hariyanto, laporan dari Barcelona, Spanyol
26/2/2018 15:55
Samsung Galaxy S9 dan S9+ Bidik Generasi Masa Kini
(Foto-foto: MI/Hariyanto)

BERBAGAI rumor mengenai Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ akhirnya terjawab. Flagship Samsung itu resmi diluncurkan dalam Galaxy Unpacked 2018 di Barcelona, Spanyol, Minggu (25/2).

Debut perdana dua smartphone kelas atas tersebut disaksikan oleh 5.000 undangan, termasuk 500 media dari berbagai negara.

Dalam sambutan peluncuran, Head of IT and Mobile Communications Division Samsung Electronics, DJ Koh, membeberkan fakta bahwa pada 2017 lalu ada sekitar 1,2 triliun foto yang dijepret, 10 miliar video, dan lima gigaliun emoji yang dibagi melalui ponsel pintar. Fakta tersebut menunjukkan betapa komunikasi visual telah memengaruhi kehidupan manusia.

"Cara kita menggunakan smartphone telah berubah seiring dengan komunikasi dan ekspresi diri yang telah berevolusi," tutur DJ Koh.

"Dengan Galaxy S9 dan S9+, kami telah menuangkan gagasan baru pada kamera smartphone. Galaxy S9 dan S9+ tak sekadar memungkinkan konsumen untuk mengambil foto dan video terbaik, smartphone ini juga dirancang untuk membantu mereka terhubung dengan sesama dan mengekspresikan diri dengan cara unik dan personal. Kami persembahkan kepada Anda Galaxy S9 dan Galaxy S9+," sambung DJ Koh sembari memamerkan dua smartphone terbaru itu dan langsung mendapat tepuk tangan meriah dari para undangan.

Kedua produk tersebut sejatinya merupakan inovasi Samsung dalam membaca tren konsumen. Pasar yang disasar ialah generasi masa kini yang telah beralih dari teks ke visual.

Hal senada juga disampaikan Corporate Marketing Director Samsung Indonesia Jo Semidang di Barcelona, sebelum produk itu resmi diluncurkan.

"Ada perubahan tren yang sangat signifikan, generasi sekarang sudah move dari teks ke visual. Handphone lebih banyak dipakai untuk mengabadikan momen daripada untuk menelpon. Makanya Samsung menitikberatkan inovasi pada kamera, yang selaras dengan tema kali ini yakni The Camera, Reimagined," tuturnya.

Sesuai hasil survei TOLUNA Quick Survey, 79% pengguna ponsel pintar mengutamakan kamera dalam menggunakan gawai mereka. Itulah yang mendorong Samsung melakukan inovasi khusus demi memenuhi kebutuhan konsumen masa kini.

Galaxy S9 dan S9+ memiliki kamera utama beresolusi 12 MP (aperture f/1.5 dan f/2.4). "Dengan aperture f/1.5, yang pertama untuk mobile phone, pengguna Galaxy S9 dan S9+ dapat menghasilkan foto yang optimal dalam kondisi pencahayaan minim," tambahnya.

Keunggulan lainnya, pada kamera Samsung Galaxy S9 dan S9+ terdapat fitur perekaman super slow-motion yang menghasilkan video 960 frame per second (fps) dengan resolusi 1.080 piksel.

Fitur ini membuat pengguna Galaxy S9 dan 9+ dapat merekam momen cepat menjadi gerakan lambat sehingga menimbulkan efek dramatis.

Untuk seri Galaxy S9+, Samsung memanjakan penggunanya dengan memberikan fasilitas kamera sekunder. Dual kamera tersebut, yang utama12 MP dengan aperture f/1.5-f/2.4 sedangkan kamera sekunder memiliki aperture f/2.4.

Galaxy S9 dan S9+ juga memiliki kemampuan augmented reality (AR) pada kamera yang direalisasikan menjadi AR Emoji. Dengan AR Emoji, pengguna bisa membuat emoji dalam bentuk GIF atau stiker dari foto dirinya.

Keunggulan lain ialah Bixby, yaitu platform intelijen Samsung yang terintegrasi dalam kamera, menerapkan teknologi realitas tertambah (augmented reality) dan pembelajaran dalam (deep learning) memberi informasi seputar lingkungan pengguna. Dengan deteksi dan pengenalan objek pada waktu sebenarnya, Bixby langsung memproses informasi di atas gambar atau objek ke mana kamera diarahkan.

Pengguna dapat menerjemahkan bahasa dan mata uang asing secara langsung pada dengan Live Translation, belajar tentang lingkungan sekitar, membeli produk yang mereka lihat di dunia nyata dan menghitung kalori sepanjang hari.

Untuk kapasitas RAM dan storage, Galaxy S9 memiliki RAM 4 GB dan storage 64 GB. Sedangkan Galaxy S9+ terdapat pilihan storage 64 atau 256 GB. Keduanya sama-sama ada slot microSD hingga kapasitas 400 GB.

Keunggulan lain dari Galaxy S9 ialah layar AMOLED berukuran 5,8 inci, prosesor Exynos 9810 atau Snapdragon 845, RAM serta baterai 3.000 mAh. Adapun Galaxy 9+ layarnya lebih besar, AMOLED 6,2 inci.

Selain itu keduanya juga dilengkapi Iris scanner serta sertifikat tahan debu dan air hingga kedalaman maksimal 1,5 meter selama hingga 30 menit.

Untuk audio, Samsung menciptakan perangkat yang menawarkan pengalaman suara premium dengan pengeras suara stereo dari AKG. Pengguna dapat menonton film atau mendengarkan musik dengan kualitas suara jelas, tajam dan kaya. Galaxy S9 dan S9+ juga menyertakan Dolby Atmos untuk efek suara 360 derajat.

Galaxy S9 dan S9+ akan dipasarkan di Indonesia mulai dari kisaran harga Rp11,5 juta hingga Rp14,5 juta.

Samsung membanderol Galaxy S9 dengan pilihan warna black, coral blue, dan lilac purple Rp11.499.000 untuk model dengan RAM 4 GB dan memori 64 GB. Sedangkan harga Galaxy S9 Plus ada dua versi, Rp12.999.000 untuk RAM 6 GB/memori 64 GB dan Rp14.499.000 untuk RAM 6 GB/memori 256.

Jo Semidang meyakini duo smartphone yang sudah bisa dipraorder sejak 27 Februari tersebut bakal diterima pasar di Indonesia. "Bagi orang Indonesia yang menjadi target marketnya seri S, harga bukan masalah, tetapi lebih pada value produknya," katanya seusai mengikuti peluncuran Galaxy S9 dan S9+. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya