Rabu 05 Mei 2021, 05:15 WIB

Perbanyak Zikir dan Berinfaklah

Quraish Shihab | TAFSIR AL-MISHBAH
Perbanyak Zikir dan Berinfaklah

Quraish Shihab. (MI/Seno)

 

SURAH Al-Munafiqun ialah surah ke-63 dalam Alquran dan tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al-Munafiqun yang berarti orang-orang yang munafik karena surat ini mengungkapkan sifat-sifat orang munafik.

Allah mengingatkan umat manusia, kesibukan mengurus harta benda dan memperhatikan persoalan anak-anak jangan sampai membuat kelalaian dari kewajibannya kepada Allah, atau bahkan tidak menunaikannya. Namun, hendaknya perhatian manusia terhadap dunia dan akhirat seimbang.

"Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang merugi," begitu bunyi firman Allah pada ayat 9.

Dalam pandangan Islam, bahwa harta itu ialah milik Allah, manusia hanya dititipkan sementara untuk mengelola dan memanfaatkannya. Namun, kemampuan memanfaatkan ini menjadikan kita seakan-akan yang memiliki harta itu.

Tentu semua kita suka harta. Makanya Allah mewanti-wanti jangan sampai keinginan memperoleh harta membuat lengah. Jadi memiliki harta itu baik. Hanya saja, Allah mengingatkan kita jangan sampai lalai.

Untuk itu, Allah memerintahkan agar memperbanyak zikir dan melarang mereka dari menyibukkan diri dengan harta dan anak sehingga lupa berzikir kepada-Nya. Barang siapa yang teperdaya, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang merugi.

Dalam ayat 10 Allah menganjurkan agar orang-orang mukmin membelanjakan sebagian rezeki yang telah dikaruniakan kepadanya, sebagai tanda syukur atas nikmat-Nya. Hal itu bisa berupa menyantuni anak-anak yatim, orang-orang fakir miskin, dan sebagainya.

Dari ayat ini juga kita diingatkan agar membelanjakan harta-harta untuk kemanfaatan dunia dan akhirat, janganlah ditunda-tunda sampai datangnya sakaratul maut. Allah Maha Mengetahui perbuatan kalian dan akan membalas kalian atas itu semua.

Ayat ke-11 ini ditutup dengan penegasan bahwa Allah itu Maha Mengetahui apa yang diperbuat hamba-Nya. Kesimpulan lain dari ulasan ayat-ayat ini ialah jangan segan-segan berdoa dan doa yang paling ampuh itu ialah doa orangtua. Dari keduanya, doa ibu yang paling ampuh.

Ayat-ayat ini juga menggambarkan sikap orang munafik yang menilai bahwa kemuliaan itu ialah harta dan kedudukan. Maka, ayat ini mengingatkan bahwa jika menghendaki kemuliaan jangan sampai mengandalkan pada selain Allah. (Fer/H-2)

Baca Juga

MI.Seno

Arti Jihad Sesungguhnya

👤Quraish Shihab 🕔Rabu 12 Mei 2021, 05:15 WIB
TAFSIR Al-Mishbah pada episode kali ini masih melanjutkan pembahasan surah At-Tahrim ayat 9 sampai...
MI/Seno

Larangan Mengharamkan yang Halal

👤Quraish Shihab 🕔Selasa 11 Mei 2021, 02:00 WIB
SURAH At-Tahrim dinamai demikian karena karena pada awal surat ini terdapat kata tuharrim yang kata asalnya...
MI/Seno

Hormati Hak Perempuan Saat Perceraian

👤Quraish Shihab 🕔Senin 10 Mei 2021, 02:00 WIB
TAFSIR Al-Mishbah kali ini masih membahas surah At-Talaq. Pada episode ke-28...

RENUNGAN RAMADAN

TAFSIR AL-MISHBAH

2021-10-19

JADWAL IMSAKIYAH
Selasa, 19 Okt 2021 / Ramadan 1442 H
Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Imsyak : 04:09 WIB
Subuh : 04:19 WIB
Terbit : 05:29 WIB
Dzuhur : 11:38 WIB
Ashar : 14:46 WIB
Maghrib : 17:58 WIB
Isya : 18:52 WIB

TAUSIYAH