Rabu 28 Maret 2018, 09:25 WIB

Mohon Gubernur DKI Atasi Persoalan di Pasar Senen

Manaharan Siahaan Penasihat Paguyuban Foodcourt Makanan Khas Nusantara Proyek Senen Jakarta Pusat | Surat Pembaca
Mohon Gubernur DKI Atasi Persoalan di Pasar Senen

MI/ARYA MANGGALA

 

DARI 3.500 kios di Pasar Tradisional Senen Blok III Jakarta Pusat, 30% buka atau aktif. Hal itu lantaran pihak pengelola PD Pasar Jaya mengingkari kesepakatan untuk membantu memberi keringanan bagi seluruh pedagang korban kebakaran pada 14 Desember 2014 itu.

Sebelumnya, pedagang diperbolehkan mencicil uang muka tebusan kios selama delapan kali dan sisanya dicicil 36 kali. Namun, setelah bangunan pasar tradisional yang ludes terbakar itu mendekati penyelesaian, kami diharuskan membayar lunas.

Contoh, harga satu kios di lantai dasar ukuran 4 meter persegi, yakni Rp220 juta. Harga itu harus dibayar lunas pedagang yang menempati kios tersebut.

Hal itu membuat pedagang lain dilanda keresahan. Itu identik bagaikan peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga. Belum lagi proses penyelesaian bangunan baru yang lambat.

Keresahan lainnya, kini ada 500 pedagang baru yang memiliki ekonomi kuat masuk ke pasar ini. Bahkan, di antara pedagang itu merangkap sebagai calo jual beli surat izin penunjukkan tempat usaha atau SIPTU dan kios. Mereka bekerja sama dengan pengelola dan dengan developer yang tak bertanggung jawab. Mereka kerap saling jegal. Belum lagi, Pasar Tradisional Senen Blok III dan Blok VI dikepung Pasar Modern Blok I, II, IV, V, dan Mal Atrium.

Di samping itu, sekalipun ada peraturan daerah yang menetapkan hanya Koperasi Pedagang Pasar atau KOPPAS yang diakui, banyak organisasi di pasar tradisional di DKI Jakarta. Kami mengharapkan Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan menaruh perhatian serius dan turun tangan untuk mengatasi berbagai persoalan yang meresahkan para pedagang ekonomi lemah di Pasar Tradisional Senen Blok III dan Blok VI.

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan
publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

Baca Juga

dok.pribadi

Beli Mobil Baru Miliaran Tapi Diduga Cacat Produk, Konsumen Protes

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 April 2022, 23:29 WIB
Beli Mobil Baru Miliaran Tapi Diduga Cacat Produk, Konsumen...
dok.ist

Klarifikasi/Hak Jawab Berita Media Indonesia

👤Kisar Rajagukguk 🕔Rabu 13 April 2022, 19:09 WIB
SEHUBUNGAN dengan Pemberitaan yang beredar di Media Indonesia, tertanggal 13 April 2022 tentang Razia Handphone  yang berisi Konten...
dok.pribadi

Menguji Prosedur Formal Persidangan Pengadilan Pajak

👤MICOM 🕔Rabu 06 April 2022, 07:45 WIB
Menguji Prosedur Formal Persidangan Pengadilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya