Kamis 05 Oktober 2017, 08:42 WIB

Electronic Solution Ubah Syarat Ketentuan Voucer

Effendi Wijaya Tangerang | Surat Pembaca
Electronic Solution Ubah Syarat Ketentuan Voucer

MI/PANCA SYURKANI

 

PADA pameran Travel Fair Garuda yang diadakan di JCC pada 22-24 September lalu, para tamu yang telah membeli tiket ataupun paket tur, bisa melakukan redeem invoice berupa voucer senilai Rp100 ribu.

Pada awal mulanya saya lebih tertarik untuk mengambil voucer Gondola Ancol, Pizza Marzano, Krispy Creme, dan Waterboom PIK. Saya sama sekali tidak berniat mengambil voucer Electronic Solutin (ES) karena belanja Rp3 juta baru bisa dapat diskon Rp100 ribu, tapi pihak Garuda menyebutkan bahwa di voucer itu berlaku kelipatan. Akhirnya saya mengambil voucer ES. dan berhasil mendapatkan 175 voucer ES atau setara Rp17,5 juta.

Setelah mendapatkan voucer tersebut, saya kontak ke semua cabang ES untuk mengonfirmasi voucer, tetapi tidak ada satu pun yang mengangkat telepon. Akhirnya pada 27 September saya mampir ke ES Mal Taman Anggrek dan kepada customer service (Pak Yamin) saya menanyakan tata cata penggunaan voucer tersebut.

Dia menyebutkan bahwa voucer tersebut bisa dipakai dengan nilai transaksi minimal Rp3 juta. Saya berkali-kali memperjelas soal voucer tersebut, yang dijawab Pak Yamin bahwa voucer saya bisa digunakan.

Saat itu saya menginformasikan bahwa saya memiliki 175 voucer senilai Rp17,5 juta. Kepada Pak Yamin saya menanyakan apakah jumlah voucer tersebut bisa digunakan untuk membeli barang senilai Rp20 juta? Pak Yamin menyebutkan bahwa saya bisa membeli barang dengan nilai tersebut dengan 175 voucer yang saya miliki.

Kemudian, pada 28 September, saya kembali datang untuk memilih produk yang dibeli. Namun, ternyata ada 1 produk yang tidak ada di ES Taman Anggrek, barang tersebut hanya ada di ES cabang Emporium sehingga saya pun menunda pembelian hari itu. Namun, sebelum pergi saya kembali memastikan ke Pak Yamin mengenai voucer saya yang dijawab Pak Yamin voucer tersebut bisa digunakan.

Pada 29 September pukul 19.00 saya datang ke Mal Emporium dan saya mendapat telepon dari teman saya yang menginformasikan bahwa voucer tidak bisa digunakan di Mal Taman Anggrek dan satu voucer hanya berlaku untuk satu kali transaksi atau tidak berlaku kelipatannya seperti info sebelumnya.

Setelah mendapatkan barang saya ke customer service Emporium dan menunjukkan voucer yang menyebutkan voucer saya bisa dipakai. Pada saat voucer dihitung, tiba-tiba manajer memanggil anak buahnya dan baru mendapatkan info melalui e-mail dari kantor pusat yang menyebutkan bahwa voucer tidak bisa digunakan.

Saat itu juga saya langsung menyatakan keberatan saya, tetapi manajer tidak berani keluar untuk minta maaf. Sang manajer malah memanjang informasi dari kantor pusat tentang voucer yang tidak bisa digunakan di meja customer service. Sungguh manajer yang tidak punya sopan santun.

Saya pun secara resmi mengajukan keberatan ke ES Taman Anggrek, tetapi tidak ada solusi dari keluhan saya tersebut.

Setelah saya mengajukan keberat­an pada 2 Oktober ke e-mail customer call center untuk di-follow up ke pusat, baru saya mendapat tanggapan. Namun, jalan keluar yang mereka berikan tidak masuk akal dan aneh. Pasalnya, ES mengubah syarat dengan menyebutkan bahwa voucer tidak dapat digabungkan dan hanya berlaku satu transaksi. Namun, kalau saya belanja Rp20 juta saya bisa menggunakan enam voucer. Untuk saya, bisa menggunakan voucer tanpa ada pembatasan yang penting tetap mengikuti kelipatan transaksi, sedangkan orang lain hanya diberikan maksimum 2 voucer.

Saya benar-benar kecewa dengan ketidakprofesionalan ES dalam meng­akui kesalahan. Mengapa tidak dari awal syarat itu dipajang di pa­meran Garuda? Mengapa persyarat­an itu diubah pada 29 September, sedangkan voucer sudah berlaku dari 22 September?

Kirimkan keluhan dan komentar Anda tentang pelayanan publik ke e-mail: forum@mediaindonesia.com

Baca Juga

dok.pribadi

Beli Mobil Baru Miliaran Tapi Diduga Cacat Produk, Konsumen Protes

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 April 2022, 23:29 WIB
Beli Mobil Baru Miliaran Tapi Diduga Cacat Produk, Konsumen...
dok.ist

Klarifikasi/Hak Jawab Berita Media Indonesia

👤Kisar Rajagukguk 🕔Rabu 13 April 2022, 19:09 WIB
SEHUBUNGAN dengan Pemberitaan yang beredar di Media Indonesia, tertanggal 13 April 2022 tentang Razia Handphone  yang berisi Konten...
dok.pribadi

Menguji Prosedur Formal Persidangan Pengadilan Pajak

👤MICOM 🕔Rabu 06 April 2022, 07:45 WIB
Menguji Prosedur Formal Persidangan Pengadilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya