Selasa 26 September 2017, 08:16 WIB

Pentingnya Mengedukasi Anak tentang Bahaya Penyalahgunaan Obat Terlarang

Aji Setiawan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta | Surat Pembaca
Pentingnya Mengedukasi Anak tentang Bahaya Penyalahgunaan Obat Terlarang

MI/ARYA MANGGALA

 

TERUNGKAPNYA peredaran obat jenis paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC) di berbagai daerah mengentak perhatian publik. Obat yang sejatinya telah di larang beredar tersebut digunakan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan sesaat.

Obat keras tersebut memiliki efek yang dapat menimbulkan berbagai kelainan terhadap penggunanya sehingga kondisi psikis mereka akan terganggu, bahkan dapat membuat penggunanya meninggal dunia. Banyak korban yang telah berjatuhan akibat penyalahgunaan obat tersebut mulai siswa SD, SMP, hingga SMA karena begitu mudah dan murahnya obat tersebut diperoleh. Kejadian itu meninggalkan pilu dan kesedihan terhadap para ­orang tua yang telah menjadi korban. Orang tua pun mulai cemas dan khawatir akan peredaran obat tersebut.

Penemuan di berbagai daerah dapat mengindikasikan bahwa peredaran obat ilegal tersebut begitu masif. Aparat penegak hukum harus bertindak tegas menyikapi fenomena tersebut dengan memberikan hukuman yang maksimal kepada para pelaku.

Selain itu, melakukan komunikasi terhadap anak secara rutin menjadi keharusan para orang tua agar dialog yang terjalin dapat mencegah anak terhadap tindakan kejahatan, terutama penyalahgunaan obat terlarang.

Mendengar permasalahan dan kondisi mereka membuat orang tua mengerti tentang situasi yang mereka hadapi sehingga kegelisah­an mereka terhadap sesuatu tidak dilupakan dengan menggunakan obat terlarang.

Orang tua sebagai pengawas ­utama anak, harus aktif mengetahui aktivitas mereka baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Memberikan pemahaman anak terhadap berbagai jenis obat terlarang dapat membuat anak tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan. Selain itu, meningkatkan fungsi keluarga sebagai tempat yang nyaman ialah jalan yang harus ditempuh para orang tua.

Pengawasan yang ketat dengan bekerja sama antarlembaga hingga lingkungan dapat memberikan harapan agar peredaran obat tersebut dapat diminimalkan.

Kalau obat terlarang tersebut terus beredar dan dibiarkan dapat mengacam para generasi muda yang sejatinya menjadi sasaran empuk korban selanjutnya. Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir dan pelajaran berharga terhadap semua elemen masyarakat, ter­utama para orang tua.

Baca Juga

dok.pribadi

Beli Mobil Baru Miliaran Tapi Diduga Cacat Produk, Konsumen Protes

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 April 2022, 23:29 WIB
Beli Mobil Baru Miliaran Tapi Diduga Cacat Produk, Konsumen...
dok.ist

Klarifikasi/Hak Jawab Berita Media Indonesia

👤Kisar Rajagukguk 🕔Rabu 13 April 2022, 19:09 WIB
SEHUBUNGAN dengan Pemberitaan yang beredar di Media Indonesia, tertanggal 13 April 2022 tentang Razia Handphone  yang berisi Konten...
dok.pribadi

Menguji Prosedur Formal Persidangan Pengadilan Pajak

👤MICOM 🕔Rabu 06 April 2022, 07:45 WIB
Menguji Prosedur Formal Persidangan Pengadilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya