SETELAH tampil begitu trengginas dengan melibas lawan-lawan mereka dengan skor besar, Barcelona belakangan seperti mulai mengendur. Los Cules bahkan gagal meraih poin penuh dalam tiga laga terakhirnya di semua ajang. Padahal, mereka sudah diperkuat kembali oleh sang megabintang Lionel Messi. Deportivo la Coruna-lah yang kali ini sukses membendung keperkasaan Blaugrana. Saat menjamu Super Depor di Nou Camp, kemarin, Barca hanya mampu memetik satu angka setelah ditahan imbang 2-2. Ironisnya, Barca memimpin 2-0 lebih dulu lewat gol Lionel Messi pada menit 39 dan Ivan Rakitic pada menit 62. Namun, hanya dalam tempo 15 menit, kemenangan Barca yang seperti sudah di depan mata itu lenyap.
Dengan diawali gol Lucas Perez (77'), tim tamu sukses menggagalkan kemenangan tuan rumah lewat gol Alex Bergantinos (86'). Memang hasil itu tidak mengubah posisi Barca di klasemen sementara La Liga. Mereka tetap berada di urutan teratas dengan 35 poin dari 15 laga atau unggul tiga angka atas Atletico Madrid yang ada di posisi kedua dan lima angka atas Real Madrid di posisi ketiga. Namun, kedua tim tersebut baru memainkan 14 laga. Jika dini hari tadi mereka sukses mengalahkan lawan masing-masing, keunggulan Blaugrana dipastikan bakal terpangkas.
Bahkan, bukan tidak mungkin duo Madrid itu bakal menggusur Los Cules ke urutan ketiga sebelum akhir bulan ini jika tak kunjung bangkit. Apalagi, konsentrasi tim besutan Luis Enrique itu juga tengah terpecah lantaran harus tampil di Piala Dunia Antarklub dan ditambah lagi salah satu penyerang andalan mereka, Neymar, harus menepi akibat cedera. "Hasil ini menunjukkan laga belum selesai meski Anda sudah memimpin 2-0. Kami tetap harus mengontrol pertandingan," jelas Luis Enrique. "Tentu kami kecewa, tapi ini mungkin bisa sedikit dijelaskan. Kami kehilangan kontrol ketika memimpin dan kami membuat mereka lebih mudah untuk menyerang saat kedudukan 2-0," cetus kapten Barca Andres Iniesta dikutip Canal Plus.
"Hal-hal seperti itu bisa terjadi dalam setiap pertandingan. Kami harus menganalisisnya sehingga tidak terjadi lagi. Dalam dua pekan terakhir, kami telah kehilangan empat poin," lanjut Iniesta. Kekecewaan serupa dilontarkan para punggawa Blugrana lainnya. "Tidak benar kami kehilangan fokus karena memikirkan Piala Dunia Antarklub. Yang pasti kami harus membayar amat mahal kesalahan kami sendiri," imbuh bek Gerard Pique. "Kami pikir setelah memimpin 2-0 di babak kedua, kami bakal memenangi pertandingan. Kami lupa ini pertandingan sepak bola. Kami harus belajar untuk menghabisi lawan atau kami harus meminimalkan serangan balik lawan," timpal gelandang Sergio Busquets.