Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Osasuna, Alessio Lisci, memberikan penilaian jujur setelah timnya menahan imbang Elche tanpa gol dalam lanjutan La Liga di Stadion Martínez Valero. Meski puas dengan tambahan satu poin yang membawa timnya mencapai ambang 30 poin, Lisci mengakui bahwa tuan rumah tampil lebih dominan dan menciptakan lebih banyak peluang emas.
Hasil imbang 0-0 ini dipandang sebagai hasil yang adil bagi Osasuna, meskipun secara statistik mereka terus digempur sepanjang pertandingan. Lisci tidak ragu mengakui bahwa Elche bermain lebih baik dalam laga tersebut.
Berbicara dalam konferensi pers usai laga, Lisci memberikan apresiasi kepada Elche yang menurutnya tampil sangat kompetitif di hadapan pendukung sendiri.
"Sejujurnya, jika ada tim yang harus menang, itu adalah Elche, itu sudah jelas. Ini adalah pertandingan dengan peluang bersih bagi kedua belah pihak, namun Elche memiliki lebih banyak peluang daripada kami tanpa diragukan lagi. Jadi, jika ada tim yang pantas menang, itu adalah mereka," ungkap Lisci.
Ia juga mencoba membandingkan laga ini dengan pertemuan pertama kedua tim. "Pada putaran pertama, saya pikir kami layak menang dan mereka meraih hasil imbang, hari ini yang terjadi adalah sebaliknya. Tidak ada masalah untuk mengakui hal itu."
Mengenai jalannya pertandingan, Lisci menjelaskan bahwa timnya harus menyesuaikan gaya bermain karena kekuatan fisik dan gaya main direct yang diterapkan Elche. Osasuna memilih untuk sedikit menurunkan intensitas tekanan (pressing) demi menjaga kerapatan barisan pertahanan.
Strategi ini dilakukan khusus untuk memutus koneksi antara kiper Elche dan penyerang mereka, Álvaro, yang selama ini menjadi senjata mematikan lawan.
"Karena kekuatan fisik dan gaya permainan langsung mereka, kami melakukan tekanan sedikit kurang agresif dari biasanya, dan terkadang itu berhasil dengan baik. Ada bagian dari permainan di mana tidak ada yang terjadi, dan di waktu lain, saat mereka merebut bola kembali, mereka menciptakan peluang," jelasnya.
Meski terus ditekan, Lisci mencatat bahwa Osasuna sebenarnya memiliki beberapa peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol melalui Budi, Víctor, dan Raúl.
"Kami memiliki peluang yang sangat jelas. Budi sempat menyundul bola dan memiliki peluang satu lawan satu, Víctor juga memilikinya di babak pertama, Raúl punya peluang yang dihalau tepat di garis gawang, dan Aimar di menit akhir," tambah sang manajer.
Meski merasa performa timnya bukan yang terbaik, Lisci tetap menyambut positif raihan satu poin ini. Baginya, bisa mencuri poin di stadion yang sulit seperti Martínez Valero saat tim tidak tampil maksimal adalah sebuah keberhasilan tersendiri. Kini, Osasuna telah mengoleksi 30 poin dan terus menjaga tren positif mereka di klasemen. (Osasuna/Z-2)
Kiper Osasuna, Sergio Herrera, menjadi pahlawan dengan mementahkan peluang emas Elche. Elche kini tanpa kemenangan dalam 7 laga terakhir di La Liga.
Barcelona memperlebar jarak di puncak klasemen La Liga setelah menang 3-1 atas Elche. Hansi Flick memuji Lamine Yamal yang jadi Man of the Match.
Preview pertandingan La Liga 2025/26 antara Elche vs Barcelona di Stadion Manuel Martínez Valero. Simak prediksi skor, head-to-head, dan update cedera pemain terkini.
Hasil pertandingan La Liga 2026 antara Levante vs Elche berakhir dengan skor 3-2. Gol penentu Alan Matturro di masa injury time selamatkan tuan rumah.
Preview Levante vs Elche La Liga 23 Januari 2026. Analisis taktik, H2H, susunan pemain, dan prediksi skor laga krusial zona degradasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved