Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Jungkalkan Liverpool, Man City Tempel Ketat Arsenal

Dhika Kusuma Winata
09/2/2026 14:57
Jungkalkan Liverpool, Man City Tempel Ketat Arsenal
Selebrasi Bernardo Silva (kiri) setelah mencetak gol penyeimbang lawan Liverpool dalam pertandingan Liga Spanyol 2025/26 pada Minggu (9/2/202) di Stadion Anfield.(ManCity.com)

HARAPAN Manchester City untuk mempertahankan mahkota Liga Inggris tetap menyala berkat kemenangan dramatis 2-1 di markas Liverpool, Minggu (8/2) malam. Hasil ini memangkas selisih jarak dengan Arsenal di puncak klasemen menjadi enam angka.

Sempat tertinggal akibat tendangan bebas Dominik Szoboszlai hingga mendekati akhir laga, The Citizens bangkit lewat gol Bernardo Silva sebelum penalti Erling Haaland di masa injury time mengunci tiga poin krusial. 

Kemenangan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan yang pertama bagi City di Anfield dengan kehadiran penonton sejak tahun 2003. Hasil ini sekaligus kembali memberi tekanan besar pada Arsenal yang tengah mengejar gelar liga pertama mereka dalam 22 tahun terakhir.

Bernardo Silva mengakui laga ini sangat menentukan peluang City dalam perburuan titel musim ini.

"Kami semua sudah tahu sebelum pertandingan, kalau kami kalah, perburuan gelar mungkin sudah berakhir. Kami merasa harus menang," ujar Silva.

Di sisi lain, bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi pukulan terbaru dalam upaya mengamankan tiket Liga Champions musim depan. The Reds kini tertahan di peringkat keenam dan terpaut empat poin dari zona lima besar.

Inkonsistensi dan Performa Haaland

Duel dua raksasa yang mendominasi delapan gelar Liga Inggris terakhir itu kembali memperlihatkan celah yang berhasil dimanfaatkan Arsenal musim ini. City dan Liverpool sama-sama tampil inkonsisten, terutama di fase-fase krusial pertandingan.

Erling Haaland, yang hanya mencetak satu gol dari permainan terbuka dalam 13 laga terakhir, sempat menunjukkan kurangnya kepercayaan diri. Peluang emas di dua menit awal gagal dimanfaatkan setelah tembakannya dari umpan terobosan Silva dapat digagalkan Alisson Becker di bawah tekanan Milos Kerkez.
Analisis Pertandingan: Tekanan Liverpool dan Respon City

City kembali memperlihatkan kebiasaan melemah pada babak kedua, di mana Liverpool mengambil alih permainan dengan tekanan tinggi (high pressing).

Situasi di Anfield juga memanas dengan sorakan suporter kepada Marc Guehi, bek yang hampir bergabung dengan Liverpool sebelum akhirnya direkrut City akibat krisis cedera pemain belakang.

Ketegangan berlanjut saat City memprotes keputusan wasit yang memberikan tendangan bebas kepada Liverpool, yang kemudian dikonversi menjadi gol pembuka oleh Szoboszlai. Gelandang asal Hungaria itu melepaskan tendangan keras yang membentur sisi dalam tiang sebelum masuk ke gawang.

Namun, Szoboszlai berubah dari pahlawan menjadi sosok yang memicu kebangkitan City. Enam menit jelang laga usai, posisi Szoboszlai membuat Bernardo Silva tetap onside saat pemain Portugal itu menyambar sundulan Haaland untuk menyamakan skor.

Drama memuncak ketika Alisson Becker melanggar Matheus Nunes di kotak terlarang. Haaland maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membalikkan keadaan.

City sebenarnya sempat mencetak gol tambahan melalui tembakan jarak jauh Rayan Cherki. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menilai terjadi pelanggaran oleh Szoboszlai kepada Haaland yang berujung pada kartu merah bagi pemain Liverpool tersebut.

Peluit akhir memastikan Manchester City pulang dari Anfield dengan kemenangan penting demi menghidupkan kembali persaingan gelar juara dengan Arsenal. (AFP/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya