Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BARCELONA wajib menang atas FC Copenhagen pada laga terakhir fase liga Liga Champions, Kamis (29/1), demi mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar dan menghindari play off.
Barcelona memasuki partai penentuan dengan tekanan besar. Tim besutan Hansi Flick kini berada di peringkat kesembilan klasemen dengan 13 poin. Ini jumlah yang sama dengan Chelsea, Newcastle United, dan Paris Saint Germain.
Namun, Blaugrana masih tertahan di luar delapan besar karena kalah selisih gol, sehingga tiga poin menjadi syarat mutlak untuk finis di zona aman.
Produktivitas lini depan menjadi kekuatan utama. Barcelona sudah mencetak 18 gol dari tujuh pertandingan, salah satu yang tertajam di fase ini.
Meski demikian, pertahanan mereka masih menyisakan pekerjaan rumah setelah kebobolan 13 kali, catatan terburuk di antara 15 tim teratas.
Kepercayaan diri tim meningkat usai kemenangan 3-0 atas Real Oviedo di kompetisi domestik. Hasil itu turut membawa mereka kembali ke puncak klasemen La Liga, menyalip Real Madrid.
Flick menilai perkembangan dua pemainnya sangat signifikan menjelang laga krusial ini.
"Olmo sangat penting dalam mengontrol bola dan memberikan asis. Sedangkan Eric, di posisi mana pun ia bermain, dia selalu tampil di level tertinggi," ujar Flick dikutip dari laman resmi klub.
Di sisi lain, Copenhagen datang dengan target menembus zona play off. Wakil Denmark itu menempati posisi ke-26 dengan delapan poin dan harus menang sambil berharap hasil lain berpihak.
Tim asuhan Jacob Neestrup memiliki modal positif setelah tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir di kompetisi Eropa, termasuk saat menahan imbang Napoli.
Namun, kondisi fisik bisa menjadi kendala karena kompetisi domestik Denmark sedang jeda musim dingin sejak Desember. Minimnya laga kompetitif berpotensi memengaruhi ritme permainan mereka.
Secara historis, Barcelona lebih unggul. Pada pertemuan musim 2010/2011, mereka menang 2-0 di kandang dan bermain imbang 1-1 di Denmark.
Dari performa terkini, Barcelona membukukan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan, sedangkan Copenhagen mencatat dua kemenangan, dua seri, dan tiga kekalahan.
Barcelona diprediksi tampil dominan di Camp Nou. Namun, soliditas lini belakang akan menjadi faktor penentu bagi Flick agar tidak tergelincir ke jalur play off yang lebih berisiko. (I-2)
Kevin Diks sangat tangguh di lini belakang FC Copenhagen, termasuk saat mampu bertarung dengan tim-tim kuat Eropa di Europa Conference League.
FC Copenhagen berhasil menahan imbang Real Betis dengan skor 1-1 dalam pertandingan Europa Conference League di Stadion Benito Villamarin, Jumat (25/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved