Peta persaingan menuju gelar juara Bundesliga musim 2025/2026 kembali memanas usai drama yang terjadi di Spieltag ke-19. Borussia Dortmund sukses memanfaatkan momentum emas dengan memangkas jarak poin secara signifikan dari sang pemuncak klasemen, Bayern Munchen.
Kemenangan meyakinkan 3-0 Dortmund atas Union Berlin, yang dikombinasikan dengan kekalahan mengejutkan Bayern Munchen 1-2 di tangan FC Augsburg, membuat selisih poin kini menyusut menjadi 8 angka. Dengan sisa musim yang masih panjang, pasukan Nuri Şahin mengirimkan sinyal bahaya ke Allianz Arena bahwa perburuan gelar belum berakhir.
Update Papan Atas Bundesliga (Per 25 Januari 2026)
| Pos | Klub | Main | M | S | K | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Bayern Munchen | 19 | 16 | 2 | 1 | +56 | 50 |
| 2 | Borussia Dortmund | 19 | 12 | 6 | 1 | +21 | 42 |
| 3 | TSG Hoffenheim | 18 | 11 | 3 | 4 | +22 | 36 |
| 4 | RB Leipzig | 18 | 11 | 2 | 5 | +24 | 35 |
| 5 | VfB Stuttgart | 18 | 10 | 3 | 5 | +7 | 33 |
| 6 | Bayer Leverkusen | 18 | 10 | 2 | 6 | +10 | 32 |
*Data diupdate per Minggu, 25 Januari 2026 pukul 09.00 WIB. Hoffenheim, Leipzig, Stuttgart, dan Leverkusen masih menyimpan satu laga tunda.
Analisis: Momentum Kebangkitan "Die Borussen"
Konsistensi adalah kunci bagi Dortmund di awal tahun 2026 ini. Setelah paruh pertama musim yang sedikit bergejolak, Nuri Şahin tampaknya telah menemukan ramuan yang pas untuk lini tengahnya. Masuknya Jobe Bellingham ke dalam starting eleven memberikan dimensi kreativitas baru yang sebelumnya hilang.
Statistik mencatat Dortmund kini menjadi satu-satunya tim di 5 besar yang baru menelan satu kekalahan musim ini—rekor yang sama dengan Bayern Munchen. Bedanya, Bayern terlalu sering meraih kemenangan, sementara Dortmund sempat terhambat oleh 6 hasil imbang di putaran pertama.
Bayern Munchen Mulai Goyah?
Kekalahan 1-2 dari Augsburg di kandang sendiri adalah "alarm" bagi Vincent Kompany (pelatih Bayern). Rekor tak terkalahkan mereka musim ini akhirnya pecah. Absennya beberapa pilar lini belakang karena cedera mulai terekspos ketika menghadapi tim dengan serangan balik cepat.
Skenario Perebutan Gelar
Dengan selisih 8 poin, Dortmund masih membutuhkan "bantuan" dari tim lain untuk menjegal Bayern, sembari mereka sendiri wajib menyapu bersih laga sisa. Laga Der Klassiker di putaran kedua nanti diprediksi akan menjadi penentu apakah Dortmund bisa benar-benar mengkudeta takhta, atau Bayern yang akan kembali melenggang mulus.
Top Skor Sementara (Torjägerkanone)
- Harry Kane (Bayern Munchen): 21 Gol
- Serhou Guirassy (Dortmund): 16 Gol
- Lois Openda (RB Leipzig): 14 Gol
- Victor Boniface (Bayer Leverkusen): 12 Gol
Apakah menurut Anda Dortmund mampu mengejar defisit 8 poin ini di sisa 15 pertandingan terakhir? Ataukah Bayern akan segera bangkit dan kembali mendominasi?
