Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
FC Copenhagen menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa dalam laga lanjutan fase grup Liga Champions. Meski harus bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama, wakil Denmark ini berhasil menahan gempuran bertubi-tubi dari Napoli untuk mengamankan skor imbang 1-1 di Stadion Parken, Rabu (21/1) dini hari WIB.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Napoli, yang tampil menekan sejak peluit pertama, langsung menebar ancaman melalui kombinasi serangan cepat.
Rasmus Hojlund, pemain kelahiran Copenhagen yang kini berseragam Napoli, hampir saja membungkam publik tuan rumah pada menit ke-20, namun upayanya masih belum membuahkan hasil.
Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-34. Kapten FC Copenhagen, Thomas Delaney, melakukan pelanggaran keras terhadap Stanislav Lobotka.
Setelah melalui tinjauan VAR, wasit memberikan kartu merah langsung kepada Delaney. Kehilangan sang kapten menjadi pukulan telak bagi strategi tuan rumah.
Hanya butuh empat menit bagi Napoli untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Memanfaatkan situasi sepak pojok yang dikirimkan Eljif Elmas, Scott McTominay melompat paling tinggi dan menyundul bola ke gawang Copenhagen. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Napoli terus mendominasi penguasaan bola dan mengepung pertahanan Copenhagen. Namun, kedisiplinan barisan belakang tuan rumah dan kegemilangan kiper mereka membuat Napoli frustrasi.
Momen yang dinantikan pendukung tuan rumah tiba pada menit ke-70. Dalam sebuah serangan balik, Mohamed Elyounoussi dijatuhkan oleh Alessandro Buongiorno di dalam kotak terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih.
Jordan Larsson maju sebagai eksekutor penalti. Meski tendangan pertamanya sempat ditepis oleh kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, Larsson dengan sigap menyambar bola muntah tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Stadion Parken pun bergemuruh merayakan gol penyama kedudukan tersebut.
Di sisa waktu pertandingan, Napoli melancarkan serangan total. Peluang emas didapatkan oleh Lorenzo Lucca di menit-menit akhir, namun tembakannya dari jarak dekat melambung tinggi di atas mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tetap tidak berubah.
Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Copenhagen di kandang selama tiga bulan terakhir. Sebaliknya, meski gagal membawa pulang tiga poin, Napoli berhasil memutus tren negatif lima kekalahan tandang beruntun di kompetisi Eropa.
Persaingan di fase grup pun semakin memanas. FC Copenhagen kini bersiap menghadapi tantangan berat bertandang ke Barcelona, sementara Napoli akan menjamu Chelsea di laga penentuan selanjutnya. (Z-1)
Kemenangan 4-1 atas FC Copenhagen membawa Barcelona finis di peringkat kelima klasemen akhir fase liga Liga Champions dengan koleksi 16 poin.
Hansi Flick optimistis Barcelona akan mampu mengamankan kemenangan atas FC Copenhagen sekaligus mengunci tiket otomatis menuju babak 16 besar Liga Champions tanpa melalui play-off.
Preview lengkap FC Copenhagen vs Napoli di Liga Champions 2026. Analisis taktik, prediksi skor, dan kembalinya Rasmus Hojlund ke Parken.
Kemenangan atas Kairat Almaty, mendongkrak posisi FC Copenhagen ke peringkat 29 klasemen Liga Champions dengan raihan empat poin dari lima laga.
AJANG Liga Champions Rabu (5/11) malam lalu akan dikenang sebagai salah satu momen terindah sepak bola.
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Kemenangan, ditambah hasil dari pertandingan lain, berpeluang mengantarkan The Blues finis di posisi delapan besar, yang berarti lolos langsung ke babak 16 besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved